Jakarta (ANTARA) - Aktor veteran Ahn Sung-ki meninggal dunia di ruang perawatan intensif Rumah Sakit Universitas Soonchunhyang di Seoul, Korea Selatan, pada Senin pukul 09.00 waktu setempat.
Sebagaimana dikutip dalam siaran Soompi, Artist Company selaku agensi yang mewakili sang aktor menyampaikan bahwa Ahn Sung-ki meninggal dunia pada usia 74 tahun.
"Artist Company sangat berduka atas berita mendadak ini. Kami berdoa untuk arwah almarhum dan menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga yang ditinggalkan," kata agensi, yang menyebut Ahn Sung-ki sebagai "aktor nasional" dalam arti yang sebenarnya.
Agensi juga menyampaikan bahwa Ahn Sung-ki adalah orang menjunjung tinggi martabat dan tanggung jawab sebagai manusia, selalu menunjukkan rasa hormat kepada seniman senior dan junior, serta kepada semua orang di lokasi syuting.
Menurut siaran Korea Times, Ahn Sung-ki meninggal didampingi oleh anggota keluarga yang senantiasa berada di sisinya selama menjalani perawatan di rumah sakit.
Ahn Sung-ki dirawat di rumah sakit dalam kondisi tidak sadarkan diri setelah pingsan di rumahnya pada 30 Desember 2025.
Dia didiagnosis menderita kanker darah pada tahun 2019 dan setelah menjalani perawatan dinyatakan mengalami kondisi remisi kanker pada 2020.
Namun, penyakitnya dilaporkan muncul kembali dalam pemantauan lanjutan dan sejak itu Ahn Sung-ki terus berjuang untuk menghadapinya.
Ahn Sung-ki lahir pada tahun 1952. Ia memulai karir di industri film Korea Selatan sebagai aktor cilik dalam film "The Twilight Train" karya sutradara Kim Ki-young pada tahun 1957.
Sepanjang enam dekade lebih kariernya, Ahn Sung-ki telah berperan dalam lebih dari 140 film dan mendapatkan lebih dari 40 penghargaan.
Ahn Sung-ki meraih ketenaran luar biasa berkat film sukses "A Fine, Windy Day" (1980), yang membuatnya meraih penghargaan sebagai aktor pendatang baru terbaik di ajang Daejong Film Awards.
Dia juga membintangi film-film penting pada era tersebut, seperti "Chilsu and Mansu," "Two Cops," "Nowhere to Hide," "Silmido," dan "Radio Star."
Ahn Sung-ki dianggap sebagai figur penting dalam perkembangan sinema modern Korea Selatan.
