Pangkalpinang (Antara Babel) - Warga Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, mulai memadati pasar tradisional untuk berbelanja keperluan menyambut Idul Fitri 1436 Hijriyah.
Pantauan di sejumlah pasar tradisional dan pasar induk di Pangkalpinang, Kamis, umumnya kaum ibu-ibu banyak membeli kebutuhan sehari-hari seperti telur, daging sapi dan ayam, ikan segar, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai dan bumbu masak lainnya.
Salah seorang ibu rumah tangga, Herlina (41) mengatakan, pembelian untuk menyambut lebaran tidak dalam bentuk jumlah besar, namun seperti hari biasa karena stok kebutuhan pokok di rumahnya cukup.
"Saat ini, saya membeli kebutuhan pokok serta bumbu-bumbu untuk masakan," ujarnya.
Walaupun diakuinya bahwa sejak sepekan terakhir ada beberapa kebutuhan pokok dan sayuran yang harganya cenderung naik namun dalam batas yang wajar, seperti telur ayam ras, daging ayam, dan bumbu-bumbu masak.
"Memang ada harga beberapa kebutuhan pokok yang naik seperti harga minyak goreng dari Rp11.000 menjadi Rp11.500 per kilogram, kemudian harga telur dari Rp11.000 menjadi Rp13.000 per butir," ujarnya.
Menurut dia, setiap menjelang hari besar keagamaan warga selalu memadati pasar tradisional di daerah itu.
"Besok pasar pasti sepi karena toko-toko pada tutup untuk merayakan Lebaran," ujarnya.
Sementara itu, warga lainnya, Netri (32) mengatakan, pergi ke pasar untuk membeli bahan baku pembuat kue, seperti telur, tepung, soda dan lainnya.
"Sudah menjadi kebiasaan kami untuk menyambut Lebaran selalu membuat kue sebagai hidangan jika ada tamu yang datang ke rumah," ujarnya.
