Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar inspeksi mendadak di Pasar Tradisional Mentok menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.
"Pemantauan ini budak sekadar kegiatan rutin, namun sebagai salah satu upaya pemerintah untuk memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dan harga benar-benar aman dan stabil menjelang hari besar keagamaan dan libur panjang akhir tahun," kaya Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Barat Heru Warsito di Mentok, Jumat.
Heru Warsito memimpin pemantauan, didampingi unsur Forkopimda dan organisasi perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Bangka Barat.
Dari hasil pemantauan ke pedagang dan beberapa kios grosir, dipastikan stok bahan pangan mencukupi hingga awal tahun 2026.
"Kami ingin masyarakat tetap tenang, karena ketersediaan bahan pangan pokok dan barang penting lainnya masih aman dan cukup," katanya.
Selain memantau stok dan harga, petugas BPOM dan Dinas Ketahanan Pangan Bangka Barat melakukan uji cepat terhadap ikan, terasi, bahan sayuran dan buah, hasil sementara menunjukkan nol temuan bahan berbahaya.
"Sejauh ini belum ada temuan bahan pangan mengandung bahan berbahaya, seperti boraks, rhodamin-B, formalin, dan residu pestisida berlebih," ujarnya.
Menurut dia, pengambilan sampel ini dilakukan pemerintah untuk memberikan jaminan aman terhadap berbagai bahan pangan yang beredar di pasar tradisional.
"Pemeriksaan rutin dilaksanakan minimal tiga bulan sekali, saat menjelang hari besar intensitasnya ditambah. BPOM punya otoritas penuh untuk uji laboratorium dan kita pastikan semua berjalan sesuai standar, langkah preventif ini dilakukan untuk menjamin konsumen mendapatkan produk yang layak dan sehat" katanya.
Pemkab Bangka Barat bersama BPOM sidak Pasar Mentok jelang Natal
Jumat, 5 Desember 2025 20:56 WIB
