"Besok, Jumat (24/7), kami akan memulai membongkar muatan kapal dan mendistribusikan barang ke gudang pemilik barang,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Aktivitas bongkar muat di pelabuhan Pangkalbalam Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), akan dimulai pada H+7 Lebaran Idul Fitri 1436 Hijriyah, seiring telah beroperasi gudang pemilik barang di daerah itu.

"Besok, Jumat (24/7), kami akan memulai membongkar muatan kapal dan mendistribusikan barang ke gudang pemilik barang," kata Ketua Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Pangkalbalam Ghazali di Pangkalpinang, Kamis.

Saat ini, kata dia, sebanyak tujuh unit kapal kargo sudah bersandar di dermaga dan siap dilakukan pembongkaran berbagai barang kebutuhan masyarakat di Pulau Bangka.

"Pada hari pertama kerja, kami akan memprioritaskan membongkar kapal bermuatan sembilan kebutuhan pokok (sembako), agar ketersediaan sembako pascaLebaran ini selalu mencukupi," ujarnya.

Selama Lebaran, kata dia, gudang-gudang pengusaha tutup karena pekerja gudang libur untuk berLebaran dengan keluarganya.

"Selama pekerja gudang berlibur, kami terpaksa tidak melakukan pembongkaran muatan kapal, karena tempat penumpukan barang di pelabuhan juga terbatas," ujarnya.

Pada hari pertama aktivitas bongkar muatan kapal nanti, kata dia, pihaknya akan melakukan percepatan bongkar dan pendistribusian berbagai kebutuhan masyarakat.

"Tenaga bongkar muat dan angkutan pelabuhan sudah siap melakukan pembongkaran dan mendistribusikan selama 24 jam dengan sistem shift," ujarnya.

Ia berharap pemilik barang bisa bekerja sama dengan membuka layanan pada malam hari agar tidak terjadi penumpukan barang dan kapal di pelabuhan.

"Selama ini, aktivitas dan pendistribusian hanya bia dilakukan 12 jam saja, karena gudang-gudang pemilik barang tidak melayani pada malam hari dengan alasan tidak ada penerangan," ujarnya.

Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026