Muntok (Antara Babel) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar lokakarya program Pengembangan Kawasan Pesisir Tangguh yang diharapkan mampu membangun kemandirian dan kesejahteraan nelayan.
"Kawasan pesisir identik dengan daerah tertinggal, terbelakang, dan kumuh. Melalui program Pemberdayaan Kawasan Pesisir Tangguh kami harapkan mampu menggerakkan pembangunan, oleh dari dan untuk masyarakat nelayan," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, Amir Hamzah di Muntok, Selasa.
Ia mengatakan, kegiatan lokakarya diikuti pengurus kelompok masyarakat pesisir (KMP) di tiga desa penerima bantuan Program Pengembangan Kawasan Pesisir Tangguh (PKPT) di Kabupaten Bangka Barat.
"Tiga desa penerima Program PKPT yaitu Airmenduyung, Bukitterak dan Belolaut. Tahun ini sudah memasuki tahun ke dua dari program tiga tahun yang rencananya akan direalisasikan secara berturut-turut," katanya.
Bupati Bangka Barat dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bupati Zamrul Arifin mengatakan pemilihan tiga desa pelaksana program PKPT sesuai dengan beberapa kriteria yang sudah ditetapkan, yaitu lokasi daerah pesisir rawan bencana dan perubahan iklim, memiliki potensi ekonomi lokal unggulan, masyarakat pesisir miskin maupun potensial aktif yang memiliki motivasi memperbaiki kehidupannya dan terjadinya degradasi lingkungan pesisir.
"Kami berharap melalui program ini masyarakat semakin berkembang, siap siaga terhadap bencana dan perubahan iklim di wilayah pesisir," kata dia.
Selain itu, program tersebut juga memiliki tujuan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di kawasan pesisir,mengembangkan kelembagaan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan secara partisipatif oleh masyarakat dengan melibatkan peran serta perempuan dan memfasilitasi kegiatan pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana sosial ekonomi di kawasan pesisir.
"Kami harapkan kelompok masyarakat dapat menyusun perencanaan yang tepat didasari oleh karakteristik dan kearifan lokal yang ada, sehingga daerah pesisir yang selama ini identik dengan kawasan minim infrastruktur dan miskin dapat segera di tuntaskan," katanya.
Lokakarya sehari dilaksanakan di Rumah Kebun Muntok dengan narasumber dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dan DKP Kabupaten Bangka Barat.
