Pangkalpinang (ANTARA) - Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang nomor urut 3, Saparudin dan Dessy Ayu Trisna yang akrab di sapa Prof.Udin dan Cece Dessy kembali menyapa warga Gajah Mada dengan melakukan blusukan di Pasar Kampung Asam dan berdialog dengan warga Kampung Keramat kota Pangkalpinang untuk mendengar aspirasi dan harapan warga akan kemajuan kota Pangkalpinang.
Dalam kesempatan itu Prof. Udin tidak hanya mendengar aspirasi dan harapan masyarakat, namun memaparkan tentang program dan visi misinya jika terpilih sebagai Wali kota Pangkalpinang pada Pilkada ulang tahun 2025.
"Harga sembako yang terus naik menjadi salah satu keluhan masyarakat. Dan penyebabnya karena hampir semua sembako itu dipasok dari luar Babel," kata Prof. Udin kepada warga saat melakukan kampanye dialogis di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan selain itu permasalahan lainnya yakni pelabuhan di Babel ini masih kecil, tidak ada pelabuhan besar, pasang surut air juga jadi salah satu kendala. Udin-Dessi akan memberi solusi jangka panjang jika diberi kepercayaan memimpin Kota Pangkalpinang 5 tahun kedepan.
"Udin-Dessy berjanji akan membangun pelabuhan yang besar dengan kerjasama Gubernur Babel, Pak Hidayat Arsani agar nanti semua barang sembako yang masuk ke Pangkalpinang bisa lebih murah," ujarnya.
Upaya lain yang akan dilakukan oleh Udin-Dessy untuk menstabilkan harga sembako adalah menggelar operasi pasar setiap bulannya agar harga beras, minyak dan gula lebih murah untuk masyarakat kecil.
"Jika bapak ibu beri kesempatan untuk kami membangun kota Pangkalpinang, akan banyak hal yang kami lakukan," ujarnya.
Selain itu Prof. Udin juga meyakinkan Udin-Dessy berkomitmen membersihkan sampah di TPA parit 6 dengan bergotong royong membersihkan selokan atau bandar yang rusak, buntu dan sebagainya agar kota Pangkalpinang ini bersih dan menjadi kota yang sehat.
"Banyak PR yang harus diselesaikan seorang Walikota. Sampah dan banjir juga menjadi satu persoalan utama. Berikan kami kesempatan agar kami bisa menyelesaikan persoalan-persoalan di kota Pangkalpinang," ujarnya.
Prof. Udin menambahkan, sudah ketiga kalinya dirinya ikhtiar mencalonkan diri sebagai seorang pemimpin. Hal ini bukan untuk mencari uang atau memperkaya diri, namun hanya untuk turut membangun kota Pangkalpinang agar lebih maju dan masyarakat lebih sejahtera.
"Ini sudah ketiga kalinya saya istiqomah untuk maju menjadi pemimpin di Kota Pangkalpinang. Saya ikhtiar hanya untuk membangun kota, tidak ada kepikiran untuk mencari uang karena kita harus selalu hidup sederhana," tutup Udin.
