Pangkalpinang (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengawal kondusifitas masyarakat menjelang Pilkada Ulang pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang pada 27 Agustus 2025.
"Kita bersama kepolisian terus menjaga kondusifitas penyelenggaraan pilkada ulang tahun ini," kata Ketua KPU Kota Pangkalpinang Sobarian di Pangkalpinang, Rabu.
Ia menyatakan Pilkada Ulang di Kota Pangkalpinang memiliki makna khusus, karena menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang melaksanakan pemilihan ulang pada tahun ini.
"Kami berharap pilkada ulang ini sebagai momentum untuk menjadikan Pangkalpinang sebagai contoh demokrasi yang sehat dan berkualitas di Indonesia," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pilkada ini tidak hanya ditentukan oleh KPU, tetapi juga dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari aparat keamanan, peserta pemilihan, hingga masyarakat.
“Kami mengajak semua pihak, baik peserta pemilihan, tim kampanye, pendukung pasangan calon, media maupun masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi yang kondusif, damai, dan tertib. Pilkada adalah pesta demokrasi yang harus kita jalani dengan penuh kegembiraan, bukan dengan perpecahan,” katanya.
Ia mengapresiasi Polresta Pangkalpinang yang terus bersinergi dengan KPU dalam mengawal setiap tahapan pilkada ulang tahun ini yang berjalan kondusif.
"Kehadiran aparat keamanan menjadi faktor penting, agar seluruh tahapan berjalan aman, lancar, dan tertib,” tambahnya.
Ia mengingatkan masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan datang ke TPS pada Rabu (27/8) menentukan pilihan pemimpin daerah ini lima tahun kedepannya.
"Kami mengimbau masyarakat datang ke TPS dengan membawa KTP sebagai syarat utama dalam menyalurkan suara," katanya.
