• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News babel
Sabtu, 10 Januari 2026
Antara News babel
Antara News babel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
      Kemensos buka peluang BLTS Rp900 ribu berlanjut tahun ini

      Kemensos buka peluang BLTS Rp900 ribu berlanjut tahun ini

      Jumat, 9 Januari 2026 19:31

      Kantor Berita ANTARA dukung TVRI gelar tayangan Piala Dunia 2026

      Kantor Berita ANTARA dukung TVRI gelar tayangan Piala Dunia 2026

      Jumat, 9 Januari 2026 17:06

      Djarot: Konten Pandji Pragiwaksono bentuk kebebasan berekspresi

      Djarot: Konten Pandji Pragiwaksono bentuk kebebasan berekspresi

      Jumat, 9 Januari 2026 16:16

      TNI AU gandeng sekolah penerbangan untuk lahirkan penerbangan andal

      TNI AU gandeng sekolah penerbangan untuk lahirkan penerbangan andal

      Jumat, 9 Januari 2026 13:37

      Menkes: Super flu sudah ada puluhan tahun

      Menkes: Super flu sudah ada puluhan tahun

      Kamis, 8 Januari 2026 21:14

  • Mancanegara
      Kerusuhan di Kota Hamadan, Iran Barat tewaskan enam orang

      Kerusuhan di Kota Hamadan, Iran Barat tewaskan enam orang

      Sabtu, 10 Januari 2026 4:03

      Venezuela sampaikan terima kasih kepada China atas sikap soal AS

      Venezuela sampaikan terima kasih kepada China atas sikap soal AS

      Jumat, 9 Januari 2026 23:27

      FIFA gandeng TikTok untuk liput Piala Dunia 2026

      FIFA gandeng TikTok untuk liput Piala Dunia 2026

      Jumat, 9 Januari 2026 18:38

      Rusia: penangkapan Maduro bencana bagi ranah hubungan internasional

      Rusia: penangkapan Maduro bencana bagi ranah hubungan internasional

      Jumat, 9 Januari 2026 17:02

      UNRWA: bantuan ke Gaza masih kurang sejak gencatan senjata

      UNRWA: bantuan ke Gaza masih kurang sejak gencatan senjata

      Jumat, 9 Januari 2026 15:10

  • Bangka Belitung
    • Pangkal Pinang
    • Bangka
    • Bangka Tengah
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
    • Belitung
    • Belitung Timur
    • Lingkungan
        Polda Bangka Belitung tanam 28.775 pohon, hijaukan lahan bekas tambang

        Polda Bangka Belitung tanam 28.775 pohon, hijaukan lahan bekas tambang

        Minggu, 4 Januari 2026 13:33

        Warga Pangkalpinang diimbau waspadai cuaca buruk rayakan tahun baru

        Warga Pangkalpinang diimbau waspadai cuaca buruk rayakan tahun baru

        Rabu, 31 Desember 2025 21:04

        Polres Bangka Barat tanam 500 bibit pohon di lahan bekas tambang

        Polres Bangka Barat tanam 500 bibit pohon di lahan bekas tambang

        Selasa, 30 Desember 2025 16:35

        Polda Babel tanam 5.000 bibit di lahan bekas tambang seluas lima hektare

        Polda Babel tanam 5.000 bibit di lahan bekas tambang seluas lima hektare

        Selasa, 30 Desember 2025 11:19

        UBB dorong peran masyarakat lindungi Arwana Kelesak di Bangka Barat

        UBB dorong peran masyarakat lindungi Arwana Kelesak di Bangka Barat

        Jumat, 19 Desember 2025 18:34

    • Olahraga
        Hasil Piala Afrika 2025: Iliman Ndiaye antar Senegal ke semifinal setelah kalahkan Mali

        Hasil Piala Afrika 2025: Iliman Ndiaye antar Senegal ke semifinal setelah kalahkan Mali

        Sabtu, 10 Januari 2026 4:14

        Rizky Ridho pastikan Persija akan mati-matian hadapi Persib

        Rizky Ridho pastikan Persija akan mati-matian hadapi Persib

        Sabtu, 10 Januari 2026 4:11

        Hasil Malaysia Open 2026: Langkah Sabar/Reza terhenti di perempat final

        Hasil Malaysia Open 2026: Langkah Sabar/Reza terhenti di perempat final

        Sabtu, 10 Januari 2026 4:06

        Jadwal Piala FA: Tottenham Spurs vs Aston Villa hingga MU vs Brighton

        Jadwal Piala FA: Tottenham Spurs vs Aston Villa hingga MU vs Brighton

        Jumat, 9 Januari 2026 22:55

        Jadwal lengkap perempat final Piala Afrika 2025: Mali vs Senegal, Mesir vs Pantai Gading

        Jadwal lengkap perempat final Piala Afrika 2025: Mali vs Senegal, Mesir vs Pantai Gading

        Jumat, 9 Januari 2026 22:01

    • Gaya Hidup
        Spesifikasi dari New Creta Alpha yang dibanderol Rp455 juta

        Spesifikasi dari New Creta Alpha yang dibanderol Rp455 juta

        Kamis, 8 Januari 2026 13:52

        Kiat menyiapkan makanan bergizi sederhana untuk anak

        Kiat menyiapkan makanan bergizi sederhana untuk anak

        Kamis, 8 Januari 2026 10:01

        Januari 2026 punya libur panjang, ini kalender lengkapnya

        Januari 2026 punya libur panjang, ini kalender lengkapnya

        Selasa, 6 Januari 2026 16:20

        Cara hadapi peningkatan penyakit di musim hujan menurut IDAI

        Cara hadapi peningkatan penyakit di musim hujan menurut IDAI

        Selasa, 6 Januari 2026 16:07

        Melihat prediksi peruntungan pada tahun kuda api

        Melihat prediksi peruntungan pada tahun kuda api

        Selasa, 6 Januari 2026 15:58

    • Opini
        Ketika mukena menjadi barang bukti

        Ketika mukena menjadi barang bukti

        Kamis, 8 Januari 2026 8:53

        Ketika belanja layanan kesehatan terus meroket

        Ketika belanja layanan kesehatan terus meroket

        Rabu, 7 Januari 2026 11:27

        Pilkada oleh DPRD dari perspektif kemaslahatan publik

        Pilkada oleh DPRD dari perspektif kemaslahatan publik

        Rabu, 7 Januari 2026 9:02

        Penerapan keadilan restoratif hingga pidana kerja sosial sambut KUHP Baru

        Penerapan keadilan restoratif hingga pidana kerja sosial sambut KUHP Baru

        Kamis, 1 Januari 2026 19:58

        65 tahun mengabdi: Jasa Raharja dan perjalanan melindungi masyarakat Indonesia

        65 tahun mengabdi: Jasa Raharja dan perjalanan melindungi masyarakat Indonesia

        Kamis, 1 Januari 2026 3:21

    • English News
        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Kamis, 11 Desember 2025 10:42

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        Rabu, 19 November 2025 21:31

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        Rabu, 19 November 2025 9:56

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Senin, 10 November 2025 14:27

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Jumat, 17 Oktober 2025 14:24

    • Pariwisata dan Multikultur
      • Pangkalpinang
      • Bangka
      • Bangka Tengah
      • Bangka Barat
      • Bangka Selatan
      • Belitung
      • Belitung Timur
      • Foto
        • Kedatangan KRI Todak-631 di Belinyu

          Kedatangan KRI Todak-631 di Belinyu

          Selasa, 6 Januari 2026 11:53

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Jumat, 26 Desember 2025 22:56

          Evakuasi remaja tenggelam di Muara Sungai Kurau

          Evakuasi remaja tenggelam di Muara Sungai Kurau

          Rabu, 24 Desember 2025 11:33

          Latihan penanganan kecelakaan pesawat di Pangkalpinang

          Latihan penanganan kecelakaan pesawat di Pangkalpinang

          Selasa, 9 Desember 2025 18:25

          Tumpukan batang kayu dan lumpur hambat akses ke Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang

          Tumpukan batang kayu dan lumpur hambat akses ke Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang

          Sabtu, 6 Desember 2025 11:16

      • Video
        • Kekerasan perempuan dan anak turun, Pangkalpinang perkuat kolaborasi

          Kekerasan perempuan dan anak turun, Pangkalpinang perkuat kolaborasi

          Jumat, 9 Januari 2026 16:56

          Nilai ekspor perikanan Babel naik 19,58 persen pada tahun 2025

          Nilai ekspor perikanan Babel naik 19,58 persen pada tahun 2025

          Rabu, 7 Januari 2026 16:02

          Angkutan udara Bangka Belitung alami penyesuaian musiman

          Angkutan udara Bangka Belitung alami penyesuaian musiman

          Senin, 5 Januari 2026 18:05

          Babel dapat penghargaan, Cek Kesehatan Gratis lampaui target nasional

          Babel dapat penghargaan, Cek Kesehatan Gratis lampaui target nasional

          Jumat, 2 Januari 2026 18:04

          Polda Babel ungkap 104 kasus tambang ilegal sepanjang 2025

          Polda Babel ungkap 104 kasus tambang ilegal sepanjang 2025

          Rabu, 31 Desember 2025 19:34

      Merawat akal sehat di tengah badai informasi

      Oleh Sizuka Jumat, 5 September 2025 12:26 WIB

      Merawat akal sehat di tengah badai informasi

      Jakarta (ANTARA) - Badai informasi datang dari segala arah hingga bisa memporak-porandakan isi kepala kita.

      Produksi informasi yang telah dibumbui teknologi dan bias pribadi makin menimbulkan kebingungan massal karena terciptanya banyak kepalsuan, sehingga penting untuk tetap merawat akal sehat agar tak tergulung gelombang sampah informasi tersebut.

      “Informasi yang berlimpah tanpa konteks hanya melahirkan kebingungan, bukan pengetahuan”, kata filsuf kontemporer Neil Postman – dalam Amusing Ourselves to Death (1985).

      Sekarang kita sedang berada pada realita itu: berkelimpahan informasi tanpa konfirmasi dan verifikasi yang membanjiri layar gawai setiap hari. Apalagi pemanfaatan teknologi akal imitasi yang tidak dilandasi etika dan moral dengan mudah memproduksi informasi penuh kepalsuan.

      Masyarakat rendah literasi menjadi kalangan rentan yang mudah mabuk oleh hiburan informasi dangkal, hasil rekayasa dan berbumbu unsur palsu yang disajikan berbagai media sosial. Tanpa kemampuan mengunyah yang baik, kabar abal-abal yang ditelan begitu saja akan sangat berbahaya bagi kesehatan pikiran.

      Bila kesehatan fisik (salah satunya) tergantung dari apa yang kita makan, maka kesehatan pikiran dipengaruhi dari jenis dan kualitas informasi yang dikonsumsi. Sehingga kemudahan akses informasi mestilah disertai literasi mumpuni. Jika tidak, bahaya akan pembusukan otak (brainrot) adalah nyata adanya.

      Data terbaru per awal tahun 2025 dari We Are Social --dipublikasikan lewat DataReportal-- menunjukkan sebanyak 212 juta jiwa, setara dengan 74,6 persen dari total populasi Indonesia merupakan pengguna internet. Sedangkan pengguna media sosial sejumlah 143 juta identitas pengguna atau sekitar 50,2 persen dari keseluruhan penduduk. Dan koneksi seluler aktif terdata sekira 356 juta, atau 125 persen dari populasi, yang artinya banyak orang memiliki lebih dari satu koneksi seluler.

      Maka bisa dibaca bahwa 3 dari 4 orang di Indonesia berada dalam jaringan, dan setengah populasi juga aktif di media sosial yang menjadi arena pertempuran informasi harian.

      Dari separuh pengguna medsos, tentu tidak semuanya punya kapasitas kritis yang mampu memilih dan hanya menikmati informasi bergizi bagi asupan isi kepalanya.

      Padahal, pengguna medsos tidak hanya berperan sebagai konsumen, melainkan sekaligus juga produsen yang membuat dan mengunggah serta menyebarluaskan informasi atau konten. Bayangkan, seberapa besar daya rusak terhadap otak dari jutaan konten yang dibuat asal jadi dan asal sebar!

      Dalam berbagai kesempatan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan bahwa tugas dan peran media arus utama adalah sebagai penjernih informasi.

      Dikatakannya, pembeda media massa dan media sosial terletak pada proses verifikasi, jurnalis profesional wajib melakukannya sedangkan pembuat konten medsos, tidak.

      Ketiadaan penjaga pintu gerbang (gatekeeper) pada medsos menyebabkan keacakan konten tersiar secara liar.

      Dengan demikian, untuk memperoleh informasi yang valid tentu perlu menelusuri melalui media resmi yang terverifikasi. Namun sayangnya, sebagian besar masyarakat enggan pergi ke sana.

      Penjernih informasi

      Menjadi tugas media massa arus utama untuk mengambil peran sebagai penjernih informasi karena sejak mula kehadirannya telah memiliki fitrah dalam fungsi edukasi publik.

      Media massa, dari pendiri hingga jurnalis di lapangan adalah SDM profesional di bidang pemberitaan, yang bekerja berdasarkan idealisme dan berpedoman kode etik sehingga setiap berita diproduksi dan disebarluaskan secara bertanggung jawab.

      Pada bagian lain, sebagian masyarakat yang merupakan konsumen media, lebih meminati sensasi ketimbang edukasi. Kecondongan yang membuat kerumunan warganet berada di media sosial, platform yang dirasa lebih menghibur.

      Selera receh warganet tak urung bisa membuat para penyaji informasi berkualitas menjadi frustrasi, karena produk berita yang melewati proses sedemikian rupa untuk memenuhi standar layak siar akan kalah laku dengan konten medsos yang dibuat serampangan tapi dianggap lucu.

      Mungkin telah lebih dari satu dekade terakhir media massa digital terpaksa mengikuti selera pasar hingga rela menurunkan kualitas produksi. Hal itu terlihat dari topik-topik bahasan yang diangkat mengacu pada isu populer dan pemilihan judul yang umpan klik demi menaikkan trafik dan keterikatan audiens.

      Menjadi lazim konten hiburan, gosip, tutorial bahkan berbau klenik mendominasi suguhan menu berita media massa. Berita politik, ekonomi, sosial sering kalah prioritas dibanding kabar artis, skandal, atau hal viral. Seolah-olah timeline medsos berpindah ke layar media.

      Ketika sensasi mengalahkan substansi, kecepatan mengalahkan akurasi, dan trending mengalahkan kepentingan publik, akhirnya redaksi tak lagi menjadi penentu arah informasi karena turut menjadi pengikut algoritma media sosial. Media bukan memberi informasi yang seharusnya diketahui melainkan menyajikan apa yang diinginkan publik.

      Kalau saja media arus utama teguh pendirian tak tergiur mengikuti selera receh pasar, maka legitimasinya semakin tinggi dan membuat garis pembeda dengan media sosial tampak nyata.

      Akal sehat

      Mungkin bukan perkara mudah untuk tetap menjadi waras di tengah kepungan badai informasi. Makin samarnya garis pembeda antara berita nyata atau hasil rekayasa, membuat jalan lurus ke arah kebenaran terasa sunyi dan sendiri.

      Mana yang lebih baik, waras kesepian atau sesat bersama keramaian orang? Kembali pada akal sehat adalah cara pulang paling aman agar tak sampai mengalami pembusukan otak.

      Malah sesungguhnya kita bisa kembali sehat bersama-sama dengan cara:

      Pertama, media massa harus meneguhkan peran sebagai penjernih informasi dengan hanya memproduksi dan menyebarkan berita penting untuk diketahui publik. Menjaga standar kualitas berita dengan mengutamakan substansi, akurasi, serta faktor kebermanfaatan bagi audiens.

      Kedya, media sosial diarahkan untuk lebih banyak memproduksi konten-konten edukatif. . Memang medsos tak melulu berisi sampah, banyak juga kreator yang membagikan konten-konten eduktif dalam berbagai bidang. Hanya saja konten bagus kerap tenggelam oleh yang receh dan tidak berfaedah untuk penambah wawasan atau pengetahuan. Kebijakan memperketat syarat monetisasi konten kiranya dapat meredam membludaknya konten sampah, begitupun peningkatan fitur deteksi spam oleh sejumlah platform media sosial.

      Kemudian kesadaran manusia untuk hanya membuat dan menyebarkan konten baik yang bermanfaat, menjadi hal mendasar dalam memperbaiki perwajahan medsos agar tak menimbulkan polusi informasi.

      Ketiga, warganet harus diedukasi untuk lebih memilih konten-konten yang sehat. Bila para kreator membuat konten sensasional demi berburu cuan, sebenarnya audiens punya pilihan untuk tidak menontonnya. Akal sehat menjadi filter alami supaya kita tidak gampang terbawa arus dengan melahap apapun yang dijejalkan ke beranda medsos.

      Sindiran halus dari filsuf Prancis René Descartes (Discourse on Method,1637) yang menyatakan: “Common sense adalah hal yang paling merata dibagi di dunia, karena setiap orang berpikir ia memilikinya cukup”, secara lebih lugas bisa diartikan bahwa akal sehat sering dianggap ada, tapi jarang digunakan dengan kritis.

      Merawat akal sehat dapat diwujudkan lewat kemampuan membedakan fakta atau opini, sumber kredibel atau abal-abal. Penting untuk bersikap kritis agar tak sekadar menerima, tetapi memeriksa dan membandingkan.

      Badai informasi bukan hanya soal konten, tapi intensitas dan kecepatan yang bisa membuat otak kewalahan.

      Langkah lain dalam merawat akal sehat adalah dengan memilih sumber berita kredibel dan terverifikasi, mengatur waktu konsumsi media, atau sesekali mengambil jeda dan “puasa” informasi.

      Perlu disadari bahwa merawat akal sehat tidak sebatas urusan logika tapi juga hati, supaya tidak gampang terbakar emosi gara-gara provokasi. Dengan memadukan nalar kritis dan empati bisa membantu kita tetap obyektif sekaligus memiliki sikap belas kasih.

      Lakukan juga diskusi bersama orang-orang kompeten yang bisa dipercaya, ini menjadi cara mengecek kebenaran dan menghindari bias pribadi. Selanjutnya, memelihara ruang-ruang diskusi yang sehat turut menjadi bagian dari perawatan akal sehat bersama.

      Di tengah badai informasi, akal sehat menjadi jangkar agar kita tidak hanyut.

      Ilustrasi - Masyarakat seperti tak bisa lepas dari gawai dalam aktivitas sehari-hari. ANTARA/Sizuka

      Editor : Bima Agustian
      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      Lansia Tetap Sehat Dengan Berpikir Positif

      Lansia Tetap Sehat Dengan Berpikir Positif

      19 Juni 2014 12:45

      Akal sehat yang jernih penting pada saat berkendara

      Akal sehat yang jernih penting pada saat berkendara

      5 November 2021 12:23

      Akal sehat yang jernih sangat penting saat berkendara

      Akal sehat yang jernih sangat penting saat berkendara

      5 November 2021 09:24

      Tuntutan rendah penyerang Novel Baswedan tak dapat diterima akal sehat

      Tuntutan rendah penyerang Novel Baswedan tak dapat diterima akal sehat

      12 Juni 2020 11:34

      Bamsoet: Masyarakat hilang akal sehat karena marak hoaks

      Bamsoet: Masyarakat hilang akal sehat karena marak hoaks

      28 Agustus 2019 15:58

      Rocky Gerung terbuka untuk dialog dengan pelapornya dalam "forum akal sehat"

      Rocky Gerung terbuka untuk dialog dengan pelapornya dalam "forum akal sehat"

      2 Februari 2019 01:05

      KBI manfaatkan teknologi informasi ditengah disrupsi, resi gudang diprediksi tumbuh

      KBI manfaatkan teknologi informasi ditengah disrupsi, resi gudang diprediksi tumbuh

      2 Desember 2020 19:01

      Hoaks! Peringatan BMKG akan ada badai siklon 97S yang mengepung pulau jawa

      Hoaks! Peringatan BMKG akan ada badai siklon 97S yang mengepung pulau jawa

      14 Desember 2025 10:43

      Terpopuler

      Hari ini, harga emas Antam terpantau stabil

      Hari ini, harga emas Antam terpantau stabil

      Jadwal lengkap perempat final Piala Afrika 2025: Mali vs Senegal, Mesir vs Pantai Gading

      Jadwal lengkap perempat final Piala Afrika 2025: Mali vs Senegal, Mesir vs Pantai Gading

      Hasil dan klasemen Super League: Borneo FC kembali ke puncak klasemen

      Hasil dan klasemen Super League: Borneo FC kembali ke puncak klasemen

      Januari 2026 punya libur panjang, ini kalender lengkapnya

      Januari 2026 punya libur panjang, ini kalender lengkapnya

      Jadwal Liga Inggris pekan ke-21: Arsenal vs Liverpool, Manchester City vs Brighton

      Jadwal Liga Inggris pekan ke-21: Arsenal vs Liverpool, Manchester City vs Brighton

      Top News

      • Hasil Piala Afrika 2025: Iliman Ndiaye antar Senegal ke semifinal setelah kalahkan Mali

        Hasil Piala Afrika 2025: Iliman Ndiaye antar Senegal ke semifinal setelah kalahkan Mali

        3 jam lalu

      • Rizky Ridho pastikan Persija akan mati-matian hadapi Persib

        Rizky Ridho pastikan Persija akan mati-matian hadapi Persib

        3 jam lalu

      • Gus Salam: Pandji Pragiwaksono tak layak dilaporkan ke polisi

        Gus Salam: Pandji Pragiwaksono tak layak dilaporkan ke polisi

        3 jam lalu

      • Hasil Malaysia Open 2026: Langkah Sabar/Reza terhenti di perempat final

        Hasil Malaysia Open 2026: Langkah Sabar/Reza terhenti di perempat final

        3 jam lalu

      • Kerusuhan di Kota Hamadan, Iran Barat tewaskan enam orang

        Kerusuhan di Kota Hamadan, Iran Barat tewaskan enam orang

        3 jam lalu

      Antara News babel
      babel.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Mancanegara
      • Bangka Belitung
      • Lipsus
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Gaya Hidup
      • Opini
      • English-news
      • Pariwisata Babel
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA