Manggar, Babel (ANTARA) - Bupati Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Kamarudin Muten mengingatkan wisatawan untuk mewaspadai gelombang tinggi saat berkunjung ke objek wisata pantai.
"Sangat penting meningkatkan kewaspadaan di area pantai, terutama saat cuaca buruk yang memicu gelombang tinggi. Kondisi itu sangat berbahaya bagi anak-anak yang bermain atau mandi di pantai," kata Kamarudin di Manggar, Selasa.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul peristiwa tenggelamnya sejumlah anak akibat terseret gelombang di Pantai Menara, Manggar, Senin (29/9). Dua anak dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian tersebut.
Kamarudin mengingatkan orang tua agar tidak membiarkan anak-anak berenang di pantai saat gelombang tinggi dan angin kencang.
"Tolong ingatkan anak-anak agar tidak berenang saat kondisi ombak besar," ujarnya saat mengunjungi rumah keluarga korban.
Ia juga menginstruksikan agar korban selamat segera mendapat penanganan medis.
"Saya sudah meminta Direktur RSUD Beltim membawa korban selamat ke rumah sakit. Kita tidak tahu apakah ada gangguan di dalam tubuh setelah tenggelam," katanya.
Bupati menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam beraktivitas di perairan, terutama pada kondisi cuaca ekstrem.
"Siklus cuaca yang tidak menentu sulit diprediksi, karena itu kita hanya bisa meningkatkan kewaspadaan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.
Pemkab Belitung Timur terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan tim SAR untuk meningkatkan pengawasan di kawasan wisata pantai.
"Upaya ini dilakukan guna mencegah terulangnya kecelakaan laut yang menimpa wisatawan maupun masyarakat," kata Kamarudin.
