Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkolaborasi dengan PT Timah Tbk akan melakukan tes urine para penambang bijih timah, guna mendeteksi peredaran narkoba di kawasan tambang itu.
"Dalam waktu ini kita akan melakukan tes urine kepada para penambang timah ini," kata Kepala BNNP Kepulauan Babel Brigjen Pol Eko Kristianto di Pangkalpinang, Senin.
Ia mengatakan kegiatan tes urine kepada seluruh penambang timah ini guna mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Program 100 hari Kepala BNN Republik Indonesia dalam memberantas peredaran gelap narkoba di daerah ini.
"Kita sudah berkomunikasi dengan PT Timah Tbk dan Insya Allah akan diadakan tes urine di seluruh wilayah Kepulauan Babel ini," ujarnya.
Ia menyatakan tes urine ini terutama penambang-penambang bijih timah di Bawah atau mitra PT Timah Tbk, guna mendeteksi dini, mencegah dan menangani peredaran gelap narkoba ini.
"Ini sebagai Langkah BNN mendeteksi dini peredaran narkoba di kawasan penambangan timah di daerah ini," katanya.
Menurut dia tes urine bagi penambang timah ini, karena adanya laporan masyarakat maraknya peredaran gelap narkoba di kawasan penambangan bijih timah ini.
"Tes urine ini tidak hanya dilakukan di kawasan penambangan IUP PT Timah Tbk, tetapi seluruh kawasan tambang rakyat agar daerah ini bebas dari narkoba jenis sabu, pil ekstasi dan lainnya," katanya.
