Pangkalpinang (ANTARA) - Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah V Jambi menyebutkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki peranan penting terhadap peradaban dunia, karena memiliki sumber daya alam bijih timah dan pusat perdagangan dunia.
"Pada masa-masa sebelum sejarah Babel memberikan sumbangan besar terhadap peradaban dunia ini," kata Kepala BPK Wilayah V Jambi Agus Widiatmoko saat menghadiri Kunker Spesifik Bidang Kebudayaan Komisi X DPR di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan pada masa Dinasti King di China sebelum masehi sudah terkenal peralatan tulis dan salah satu elemen unsur campuran peralatan tulis itu adalah timah yang berasal dari Kepulauan Babel ini.
"Timah dari Kepulauan Babel untuk campuran peralatan alat tulis di masa Dinasti King ini yang tidak banyak tersampaikan dalam perjalanan sejarah bangsa ini," ujarnya.
Ia menyatakan bukti Kepulauan Babel mempengaruhi peradaban dunia ini adalah Kepulauan Babel ini pusat perdagangan maritim dunia terutama Asia, sehingga muncul Kerajaan Sriwijaya.
"Dengan adanya Kerajaan Sriwijaya dan ada semacam prasasti di situs Kota Kapur Kabupaten Bangka," katanya.
Ia mengatakan Kota Kapur di Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Babel ini mengingatkan kita semua bahwa daerah ini dalam sejarahnya penghasil kapur barus yang perdagangan ke seluruh penjuru dunia.
"Kapur barus inilah satu-satunya yang diperdagangkan ke Rusia dan China untuk mengawetkan mumi, sehingga Kota Kapur ini sangat terkenal di perdagangan dunia pada zaman itu," katanya.
Selain itu, Kepulauan Babel ini memberikan sumbangan terbesar terhadap kembali Republik Indonesia. Oleh karena itu, Kementerian Kebudayaan telah menetapkan dua Cagar Budaya Nasional di Kabupaten Bangka Barat yaitu Pesanggrahan Muntok dan Pesanggrahan Menumbing, sebagai tempat pembuangan tokoh-tokoh nasional seperti Soekarno, Bung Hatta dan lainnya.
"Saat ini Kota Kapur belum ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional, pada hal situs-situs Kota Kapur ini dianggap penting mewarnai peradaban kita di nusantara dan dunia," katanya.
