Pangkalpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani meraih penghargaan kategori Capaian Finalisasi Kunjungan Pemeriksaan HIV Tertinggi Tahun 2025 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada puncak Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025.
"Penghargaan ini sebagai bentuk komitmen dan keseriusan kita dalam memperkuat upaya penanggulangan HIV/AIDS," kata Hidayat Arsani dalam keterangan pers diterima LKBN ANTARA Babel di Pangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan tema Hari AIDS Sedunia tahun ini, ‘Bersama Hadapi Perubahan: Jaga Keberlanjutan Layanan HIV’, menjadi pengingat bahwa perjuangan melawan HIV membutuhkan respons yang komprehensif, adil, dan merata.
"Kita juga memperoleh berbagai apresiasi atas capaian kinerja di sektor kesehatan, serta predikat sebagai pemerintah provinsi terinformatif dalam penyelenggaraan keterbukaan informasi public," katanya.
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dante Saksono Harbuwono menegaskan komitmen Kementerian Kesehatan RI dalam memperkuat penanggulangan HIV/AIDS melalui percepatan identifikasi kasus.
Selain itu, Kemenkes juga memperkuat perluasan akses pengobatan, perlindungan hak asasi manusia bagi orang dengan HIV/AIDS, serta penghapusan stigma dan diskriminasi di masyarakat.
"Tema Hari AIDS Sedunia tahun ini tentunya menjadi pengingat bahwa perjuangan melawan HIV membutuhkan respons yang komprehensif," ujarnya.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Murti Utami menyampaikan bahwa tema peringatan Hari AIDS Sedunia menegaskan urgensi transformasi layanan HIV/AIDS serta pentingnya memperkuat respons yang adaptif, inklusif, dan berbasis hak asasi manusia.
“Pemerintah Indonesia bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk memastikan tidak ada seorang pun yang tertinggal dalam upaya mencapai eliminasi HIV/AIDS pada 2030,” ujar Murti.
