Pangkalpinang (ANTARA) - Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah. Untuk itu, PT TIMAH Tbk secara berkelanjutan terus membina para UMKM di wilayah operasional perusahaan.
Sepanjang tahun 2025, PT TIMAH Tbk melalui program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) telah membina dan memberikan dukungan modal bagi sebanyak 117 UMKM baru menjadi mitra binaan PT TIMAH Tbk yang tersebar di Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Riau, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Sumatera Selatan.
Program PUMK ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial PT TIMAH Tbk yang berfokus pada pengembangan ekonomi berkelanjutan, khususnya bagi pelaku UMKM. Dimana para pelaku UMKM diharapkan dapat berkembang, naik kelas dan berdaya saing.
Melalui program ini, PT TIMAH Tbk tidak hanya memberikan dukungan permodalan, tetapi juga pendampingan usaha, pelatihan manajemen, peningkatan kualitas produk, serta fasilitasi promosi dan pemasaran.
Beragam sektor usaha menjadi bagian dari mitra binaan, mulai dari kuliner, kerajinan, fesyen, hingga produk kreatif lokal, perikanan dan pertanian, dan jasa.
Departement Head Corporate Communication PT TIMAH Tbk, Anggi Siahaan menyampaikan bahwa pembinaan UMKM merupakan salah satu upaya perusahaan untuk menciptakan dampak ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar tambang.
"Keberadaan UMKM tidak hanya menjadi penopang ekonomi masyarakat, tetapi juga berkontribusi nyata dalam penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, serta penguatan ekonomi kerakyatan. Untuk itu, perusahaan terus berkomitmen untuk mendukung UMKM," katanya.
Anggi mengatakan, melalui program PUMK ini, PT TIMAH Tbk berupaya mendorong pelaku UMKM agar semakin mandiri, inovatif, dan mampu memperluas pasar.
Program pembinaan UMKM ini juga sejalan dengan komitmen PT TIMAH Tbk dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam aspek pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi.
Salah satu UMKM mitra binaan PT TIMAH Tbk, Kardina (41), perempuan asal Kerabut yang memiliki usaha Pempek Udang Mama Sabil ini mengatakan dirinya baru menjadi mitra binaan PT TIMAH agar bisa membantu promosi produknya.
"Saya baru tahun ini menjadi mitra binaan PT TIMAH Tbk, tujuannya saya ingin produk saya semakin dikenal. Karena banyak yang cerita kalau jadi mitra binaan PT TIMAH Tbk sering diajak pameran untuk promosi dan ini saya juga sudah diajak pameran," katanya.
Selama ini, kata dia dirinya hanya mempromosikan pempek udangnya di WhatsApp, dengan menjadi mitra binaan Ia berharap usahanya semakin dikenal sehingga omsetnya bisa terus bertambah.
PT TIMAH Tbk terus memperkuat sinergi dengan para mitra binaan melalui pendampingan berkelanjutan, sehingga UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.
