Pangkalpinang (ANTARA) - PT Asia Surya Perkasa selaku Main Dealer Honda Bangka Belitung melalui Tunas Honda menggelar kegiatan Campus Talk bertajuk “We Build Not Buying: Gap Kompetensi vs Dunia Industri” sebagai upaya membekali mahasiswa agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Campus Talk ini menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai latar belakang, antara lain Public Relation Manager sekaligus Manager Customer Care Honda Bangka Belitung Suryanto, Kepala UPA PK UB Dr. Eri Kaningsih, M.Si, serta Ketua Pelatihan Pengembangan Softskill dan Talent Management Mega Oktarian. Diskusi akan dipandu oleh moderator Mia Rahmadani.
Menurut Suryanto, kegiatan ini bertujuan membuka wawasan mahasiswa mengenai kesenjangan kompetensi antara dunia pendidikan dan kebutuhan dunia industri, sekaligus membangun mindset serta soft skill yang relevan sebelum memasuki dunia kerja.
“Dunia industri saat ini tidak hanya mencari lulusan yang unggul secara akademis, tetapi juga yang memiliki sikap, kemampuan komunikasi yang baik, daya adaptasi, serta kemauan belajar yang tinggi,” ujar Suryanto dalam keterangan tertulis yang diterima di Pangkalpinang, Sabtu.
Ia menambahkan, melalui Campus Talk tersebut Honda ingin membantu mahasiswa memahami realitas dunia industri sehingga dapat mempersiapkan diri secara lebih matang sejak dini.
Lebih lanjut, Suryanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Honda dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia lokal di Bangka Belitung.
“Honda tidak hanya berfokus pada bisnis, tetapi juga berupaya berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang siap bersaing, berkarakter, dan memiliki mindset kuat dalam menghadapi tantangan dunia kerja,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Honda berharap mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi diri serta mempersempit jarak antara dunia kampus dan dunia industri, sehingga lulusan perguruan tinggi memiliki kesiapan yang lebih baik saat memasuki dunia profesional.
