Pangkalpinang (ANTARA) - BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan, nilai ekspor timah Provinsi Kepulauan Babel pada Maret 2026 sebesar 197,31 juta Dolar Amerika Serikat atau naik 31,57 persen dibandingkan bulan sebelumnya 149,96 juta Dolar AS.

 

"Timah dari Kepulauan Babel ini sebagian besar diekspor ke negara-negara di Asia dan Tiongkok menjadi negara tujuan utamanya," kata Kepala BPS Kepulauan Babel Sugeng Arianto di Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengatakan, selama periode Januari hingga Maret 2026, sebanyak 53,20 persen ekspor timah asal Kepulauan Babel dikirim ke Tiongkok dengan nilai sebesar 254,86 juta Dolar AS dan selama Maret 2026 senilai 81,89 juta Dolar AS.

Selanjutnya, Korea Selatan sebanyak 12,28 persen, India 8,15 persen, berikutnya ekspor timah Kepulauan Babel diekspor ke Singapura dan Belanda.

 

"Lima negara utama tujuan ekspor timah ini berperan sebesar 85,28 persen terhadap total ekspor timah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke seluruh dunia, adapun total nilai 408,54 juta Dolar AS," katanya.

Ia menyatakan, nilai ekspor timah Januari hingga Maret 2026 ke lima negara tujuan ekspor tersebut terjadi kenaikan 59,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Selama periode Januari hingga Maret tahun ini Korea Selatan naik 42,31 persen, India 35,80 persen dan Belanda tumbuh 3,50 persen. Sementara tujuan Singapura terkontraksi sebesar 35,96 persen. Tiongkok merupakan negara dengan pertumbuhan tertinggi hingga 129,50 persen," katanya.

Sementara itu, untuk ekspor komoditas nontimah Maret 2026 tercatat sebesar 13,99 juta Dolar AS atau turun sebesar 45,51 persen dibandingkan dengan Maret 2025 yang sebesar 25,67 juta Dolar AS.

"Nilai ekspor timah dan nontimah Provinsi Kepulauan Babel Maret 2026 sebesar 211,30 juta Dolar AS, naik sebesar 2,88 persen dibanding bulan sebelumnya," katanya.



Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026