Belitung (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait guna menjaga stabilitas inflasi di daerah itu.

‎"Kami memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kondisi inflasi daerah salah satunya adalah memastikan ketersediaan serta keterjangkauan harga bahan pangan pokok bagi seluruh wilayah Belitung," kata Pimpinan Cabang Perum Bulog Belitung, Syahrianza Rahman di Tanjungpandan, Jumat.

‎Ia mengatakan, selain itu, langkah strategis lainnya yang dilakukan oleh Perum Bulog Cabang Belitung dalam menjaga kondisi inflasi daerah yakni melakukan pemeliharaan stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang cukup, serta pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) secara berkelanjutan.

‎Pihaknya juga melakukan koordinasi intensif bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Belitung , Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPA) Belitung serta pelaku usaha.

‎"Hal ini bertujuan untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan mengantisipasi potensi lonjakan harga, terutama pada periode rawan inflasi dan momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan periode rawan inflasi," ujarnya.

‎Adapun implementasi nyata di lapangan guna menjaga inflasi daerah, Perum Bulog Cabang Belitung bersama DKPP Belitung menjadwalkan rangkaian Gerakan Pasar Murah (GPM) selama bulan Mei 2026.

‎Kegiatan tersebut telah dilaksanakan di Pasar Tanjungpandan pada (11/5) Kantor Camat Tanjungpandan pada (13/5) dan akan berlanjut di Kantor Desa Tanjung Rusa pada (21/5) mendatang.‎

‎"Kami juga sedang merampungkan penyaluran Program Bantuan Pangan bersama DKPP Belitung dan DSPPPA Belitung untuk periode alokasi Februari-Maret 2026 sebagai jaring pengaman sosial bagi masyarakat," katanya.

‎Selanjutnya upaya menekan biaya distribusi juga dilakukan dengan mendistribusikan komoditas beras SPHP dan minyak goreng ke seluruh jaringan mitra Bulog di Pulau Belitung.

‎"Upaya menyeluruh ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat dan memastikan angka inflasi di daerah tetap stabil melalui kehadiran pangan yang mudah diakses dan terjangkau oleh seluruh lapisan elemen masyarakat," ujar Syahrianza Rahman.



Pewarta: Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026