"Tiga orang siswa peserta UN tersebut tidak bisa mengikuti UN karena sakit dan ketiga siswa tersebut terpaksa mengikuti UN susulan,"Pangkalpinang, (Antara Babel) - Tiga dari 263 siswa di Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) di Kota Pangkalpinang Provinsi Bangka Belitung (Babel), tidak bisa mengikuti ujian nasional (UN) 2014 yang digelar serentak pada Senin (14/4).
"Tiga orang siswa peserta UN tersebut tidak bisa mengikuti UN karena sakit dan ketiga siswa tersebut terpaksa mengikuti UN susulan," kata Panitia Pelaksana UN MAN Pangkalpinang, Mardi di Pangkalpinang, Senin.
Ia menjelaskan, saat ini, ketiga siswa tersebut sedang dirawat inap di rumah sakit umum.
"Kami telah mendapatkan rekomendasi dari dokter yang menangani siswa tersebut, menyatakan, bahwa siswa tersebut tidak dimungkinkan mengikuti ujian karena kondisi kesehatannya yang memburuk," ujarnya.
Menurut dia, apabila dipaksakan siswa sakit ini mengerjakan soal UN tentu hasilnya tidak bisa maksimal, karena kondisi siswa sedang tidak sehat.
"Kami juga menyarankan agar siswa yang sakit mendapatkan perawatan dulu kemudian mengikuti UN susulan," ujarnya.
Ia mengatakan, pada hari pertama UN di MAN Kota Pangkalpinang berjalan dengan aman, tertib dan lancar.
"Alhamdulillah, sampai saat ini belum ditemukan kendala-kendala yang akan menghambat pelaksanaan UN ini," ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 (SMKN 1) Pangkalpinang dan Sekolah Menengah Atas Negeri 3 (SMAN3) Kota Pangkalpinang terlihat lancar dan aman di bawah pejagaan aparat kepolisian.
UN di SMAN3 Pangkalpinang diikuti oleh 180 siswa, diantaranya 166 peserta dari SMAN3 dan 14 peserta dari sekolah SMA Muhammadiyah yang menginduk di sekolah tersebut dengan 10 ruangan dan 23 orang pengawas yang terdiri dari satuan pengawas pendidikan dan sekolah lainnya serta 2 orang dari pihak kepolisian dan seluruh peserta hadir.
Sedangkan di SMKN1 diikuti oleh 275 siswa yang tergabung dari 4 jurusan, 70 siswa dari jurusan administrasi perkantoran, 105 siswa jurusan Akuntansi, 36 siswa jurusan multimedia dan 64 siswa jurusan pemasaran dengan 15 ruangan dan 30 pengawas serta 2 orang dari anggota kepolisian
Mata pelajaran hari pertama UN di MAN yaitu Bahasa Indonesia dan Alqur'an Hadist masing-masing mempunyai waktu 90 menit untuk mengerjakan soal-soalnya.
Sedangkan di SMAN3 yaitu Bahasa Indonesia dan yang kedua untuk jurusan IPA yaitu biologi dan IPS geografi sesuai dengan jurusannya masing-masing untuk penyelesaian soal selama 90 menit.
Sementara itu di SMKN3 hanya satu mata pelajaran yang diujikan yaitu Bahasa Indonesia karena hal itu merupakan peraturan dari pusat sendiri sehingga jadwal siswa SMKN3 lebih cepat selesai dibanding sekolah lainnya.
Pewarta: Oleh AprionisEditor : Aprionis
COPYRIGHT © ANTARA 2026