Petugas Kesehatan dari Puskesmas Sungailiat, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melakukan gerak cepat survei lingkungan penderita demam berdarah dengue (DBD) atau demam berdarah.

"Kami langsung menindaklanjuti laporan dari keluarga yang menderita DBD di salah satu kompleks perumahan untuk memastikan kondisi kebersihan lingkungan," kata Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Surveilans dan Imuniasi, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Sopianto, melalui pesannya di Sungailiat, Kamis.

Dikatakan, dari 10 rumah mess operator yang dikunjungi petugas kesehatan didapati lima rumah dalam kondisi kosong karena penghuninya tengah bekerja.

"Petugas memantau lingkungan di sekitar mess operator tersebut dan didapati sejumlah tempat yang potensial bagi berkembangbiaknya nyamuk jenis itu," jelasnya.

Hasil kunjungan petugas kesehatan di lapangan tersebut kata dia, merencanakan akan dilakukan kegiatan abatesasi terutama di daerah tersebut untuk mencegah berkembangbiaknya DBD yang disebabkan nyamuk Aedes aegypti.

"Pola memusnahkan terutama jentik nyamuk Aedes aegypti, lebih efektif dengan cara pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan abatesasi, karena kalau dengan cara fogging hanya membunuh nyamuk dewasa," jelasnya.

Dikatakan, penanganan jentik nyamuk dengan abatesasi jika dari 20 rumah terdapat satu rumah yang terdapat jentik nyamuk.

Dia mengimbau seluruh lapisan masyarakat di wilayahnya, agar tetap memperhatikan kebersihan lingkungan untuk mencegah terjadinya penyebaran sejumlah penyakit menular.
 

Pewarta: Kasmono

Editor : Rustam Effendi


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2019