Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat nilai tukar petani (NTP) Babel turun 5,20 persen pada Mei 2023, terendah di lima provinsi di Sumatera bagian selatan (Sumbagsel).

"Dari lima Provinsi di Sumbagsel yang menyusun NTP Nasional pada Mei 2023, Bangka Belitung mengalami penurunan NTP terdalam yakni sebesar 5,20 persen," kata Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Toto Haryanto Silitonga di Pangkalpinang, Senin. 

Ia mengatakan turunnya NTP pada Mei 
2023 disebabkan oleh penurunan Indeks Harga yang Diterima oleh Petani (It) sebesar 4,60 persen sementara Indeks Harga yang Dibayar oleh Petani (Ib) naik sebesar 0,64 persen.

Ia menyampaikan Provinsi di Sumbagsel yang mengalami kenaikan NTP hanyalah Provinsi Lampung yang yakni sebesar 1,61 persen.

Sementara itu berdasarkan rincian data BPS, penurunan NTP terdalam yakni Bangka Belitung sebesar -5,20 persen,  disusul Jambi -4,06 persen, Bengkulu -2,40 persen, dan Sumatera Selatan -2,03 persen.

Menurut dia penurunan NTP itu dipengaruhi oleh turunnya NTP di tiga subsektor pertanian. 

"Tiga subsektor itu yakni tanaman pangan sebesar 1,93 persen, subsektor ranaman perkebunan rakyat sebesar 6,44 persen, serta subsektor perikanan sebesar 1,46 persen," katanya. 

Ia menambahkan sebaliknya subsektor 
Hortikultura dan subsektor peternakan mengalami kenaikan. 

"Masing-masing sebesar 2,59 persen dan 1,29 persen," katanya.

Pewarta: Chandrika Purnama Dewi

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2023