• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News babel
Kamis, 1 Januari 2026
Antara News babel
Antara News babel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
      Presiden Prabowo: Bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius

      Presiden Prabowo: Bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius

      Kamis, 1 Januari 2026 17:53

      Presiden Prabowo: Pemimpin siap dihujat, tapi jangan patah semangat

      Presiden Prabowo: Pemimpin siap dihujat, tapi jangan patah semangat

      Kamis, 1 Januari 2026 17:51

      Presiden Prabowo peluk anak kecil dari atas mobil di pengungsian Batu Hula

      Presiden Prabowo peluk anak kecil dari atas mobil di pengungsian Batu Hula

      Kamis, 1 Januari 2026 2:53

      Di hadapan pengungsi, Prabowo: Presidenmu tak akan tinggalkan kalian

      Di hadapan pengungsi, Prabowo: Presidenmu tak akan tinggalkan kalian

      Kamis, 1 Januari 2026 2:50

      Presiden Prabowo: Desa terisolir di Tapsel mulai terbuka pascabenca

      Presiden Prabowo: Desa terisolir di Tapsel mulai terbuka pascabenca

      Kamis, 1 Januari 2026 2:47

  • Mancanegara
      Zohran Mamdani resmi jadi wali kota Muslim pertama New York City

      Zohran Mamdani resmi jadi wali kota Muslim pertama New York City

      Kamis, 1 Januari 2026 17:46

      Jumlah korban tewas akibat agresi Israel di Gaza capai 71.269 orang

      Jumlah korban tewas akibat agresi Israel di Gaza capai 71.269 orang

      Kamis, 1 Januari 2026 2:37

      Pencuri bobol bank Jerman, Rp588 miliar simpanan nasabah lenyap

      Pencuri bobol bank Jerman, Rp588 miliar simpanan nasabah lenyap

      Rabu, 31 Desember 2025 20:50

      China luncurkan satelit baru ke luar angkasa

      China luncurkan satelit baru ke luar angkasa

      Rabu, 31 Desember 2025 9:36

      Korsel buka akses publik ke media Korea Utara

      Korsel buka akses publik ke media Korea Utara

      Selasa, 30 Desember 2025 21:41

  • Bangka Belitung
    • Pangkal Pinang
    • Bangka
    • Bangka Tengah
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
    • Belitung
    • Belitung Timur
    • Lingkungan
        Warga Pangkalpinang diimbau waspadai cuaca buruk rayakan tahun baru

        Warga Pangkalpinang diimbau waspadai cuaca buruk rayakan tahun baru

        Rabu, 31 Desember 2025 21:04

        Polres Bangka Barat tanam 500 bibit pohon di lahan bekas tambang

        Polres Bangka Barat tanam 500 bibit pohon di lahan bekas tambang

        Selasa, 30 Desember 2025 16:35

        Polda Babel tanam 5.000 bibit di lahan bekas tambang seluas lima hektare

        Polda Babel tanam 5.000 bibit di lahan bekas tambang seluas lima hektare

        Selasa, 30 Desember 2025 11:19

        UBB dorong peran masyarakat lindungi Arwana Kelesak di Bangka Barat

        UBB dorong peran masyarakat lindungi Arwana Kelesak di Bangka Barat

        Jumat, 19 Desember 2025 18:34

        PT Timah terapkan pemulihan lingkungan berkelanjutan lingkar tambang

        PT Timah terapkan pemulihan lingkungan berkelanjutan lingkar tambang

        Rabu, 17 Desember 2025 14:53

    • Olahraga
        Jadwal Liga Spanyol: Derbi Barcelona warnai pekan ke-19

        Jadwal Liga Spanyol: Derbi Barcelona warnai pekan ke-19

        Kamis, 1 Januari 2026 20:05

        Jadwal Liga Italia: Persaingan di lima besar masih ketat

        Jadwal Liga Italia: Persaingan di lima besar masih ketat

        Kamis, 1 Januari 2026 17:59

        Jadwal Liga Inggris: Bournemouth vs Arsenal, Manchester City vs Chelsea

        Jadwal Liga Inggris: Bournemouth vs Arsenal, Manchester City vs Chelsea

        Kamis, 1 Januari 2026 12:37

        Ruben Amorim percaya diri MU kembali ke jalur positif

        Ruben Amorim percaya diri MU kembali ke jalur positif

        Kamis, 1 Januari 2026 2:31

        Klasemen Liga Inggris: Arsenal juara paruh musim

        Klasemen Liga Inggris: Arsenal juara paruh musim

        Rabu, 31 Desember 2025 14:03

    • Gaya Hidup
        Swiss-Belhotel Pangkalpinang sukses gelar perayaan tahun baru

        Swiss-Belhotel Pangkalpinang sukses gelar perayaan tahun baru "Ethereal Eve"

        Kamis, 1 Januari 2026 18:04

        Tradisi malam tahun baru yang unik dari berbagai belahan dunia

        Tradisi malam tahun baru yang unik dari berbagai belahan dunia

        Kamis, 1 Januari 2026 17:42

        BTS siap

        BTS siap "comeback" pada Maret 2026

        Kamis, 1 Januari 2026 17:40

        Negara yang tidak merayakan tahun baru pada 1 Januari

        Negara yang tidak merayakan tahun baru pada 1 Januari

        Kamis, 1 Januari 2026 17:37

        Momen selebritas rayakan tahun baru 2026 bersama orang terkasih

        Momen selebritas rayakan tahun baru 2026 bersama orang terkasih

        Kamis, 1 Januari 2026 12:34

    • Opini
        65 tahun mengabdi: Jasa Raharja dan perjalanan melindungi masyarakat Indonesia

        65 tahun mengabdi: Jasa Raharja dan perjalanan melindungi masyarakat Indonesia

        Kamis, 1 Januari 2026 3:21

        Tahun 2026, dunia tidak menuju keteraturan baru

        Tahun 2026, dunia tidak menuju keteraturan baru

        Selasa, 30 Desember 2025 9:20

        Sepak terjang TNI selama 2025

        Sepak terjang TNI selama 2025

        Selasa, 30 Desember 2025 9:14

        Tambang, kuasa tafsir dan ketegangan elite NU

        Tambang, kuasa tafsir dan ketegangan elite NU

        Rabu, 24 Desember 2025 10:38

        Mengelola manusia dengan rasa

        Mengelola manusia dengan rasa

        Rabu, 24 Desember 2025 9:20

    • English News
        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Kamis, 11 Desember 2025 10:42

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        Rabu, 19 November 2025 21:31

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        Rabu, 19 November 2025 9:56

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Senin, 10 November 2025 14:27

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Jumat, 17 Oktober 2025 14:24

    • Pariwisata dan Multikultur
      • Pangkalpinang
      • Bangka
      • Bangka Tengah
      • Bangka Barat
      • Bangka Selatan
      • Belitung
      • Belitung Timur
      • Foto
        • Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Jumat, 26 Desember 2025 22:56

          Evakuasi remaja tenggelam di Muara Sungai Kurau

          Evakuasi remaja tenggelam di Muara Sungai Kurau

          Rabu, 24 Desember 2025 11:33

          Latihan penanganan kecelakaan pesawat di Pangkalpinang

          Latihan penanganan kecelakaan pesawat di Pangkalpinang

          Selasa, 9 Desember 2025 18:25

          Tumpukan batang kayu dan lumpur hambat akses ke Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang

          Tumpukan batang kayu dan lumpur hambat akses ke Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang

          Sabtu, 6 Desember 2025 11:16

          Kekompakan Gubernur dan Wagub Babel Senam Bedincak

          Kekompakan Gubernur dan Wagub Babel Senam Bedincak

          Jumat, 21 November 2025 17:03

      • Video
        • Polda Babel ungkap 104 kasus tambang ilegal sepanjang 2025

          Polda Babel ungkap 104 kasus tambang ilegal sepanjang 2025

          Rabu, 31 Desember 2025 19:34

          BPBD Pangkalpinang siaga hadapi potensi bencana akibat hujan lebat

          BPBD Pangkalpinang siaga hadapi potensi bencana akibat hujan lebat

          Senin, 29 Desember 2025 19:12

          UMKM Bangka Belitung terima bantuan alat produksi senilai Rp561 juta

          UMKM Bangka Belitung terima bantuan alat produksi senilai Rp561 juta

          Rabu, 24 Desember 2025 15:24

          Bandara Depati Amir layani ribuan penumpang pada puncak mudik nataru

          Bandara Depati Amir layani ribuan penumpang pada puncak mudik nataru

          Selasa, 23 Desember 2025 20:46

          Donor darah dan pembagian sembako meriahkan HKSN di Pangkalpinang

          Donor darah dan pembagian sembako meriahkan HKSN di Pangkalpinang

          Selasa, 23 Desember 2025 8:21

      Masalah Demokrasi dan Kebangsaan di Indonesia

      Minggu, 12 Oktober 2014 16:32 WIB

      Masalah Demokrasi dan Kebangsaan di Indonesia

      Munculnya era reformasi sebagai momentum bangkitnya gerakan demokrasi yang sebelumnya dihambat pada era Orde Baru, bukanlah hal yang mudah dilakukan dan dikelola dengan baik, banyak kendala yang menghadang dalam konteks keberagaman bangsa Indonesia.

      Hal itu merupakan benang merah dari buku karya Syamsuddin Haris, peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia berjudul "Masalah-masalah Demokrasi dan Kebangsaan di Era Reformasi". Buku tersebut merupakan kumpulan artikel Syamsuddin Haris yang dibagi dalam sembilan bab yang membahas berbagai isu politik dan kebangsaan di Indonesia pascareformasi.

      Buku setebal 234 halaman itu menarik untuk dibaca karena sang penulis membagi dua permasalah pada era refomasi dalam dua bagian, yaitu permasalahan demokrasi yang cenderung terperangkap sekadar elektoral-prosedural dan di sisi lain mengulas masalah rapuhnya nilai-nilai kebangsaan serta keindonesiaan.

      Dalam permasalahan demokrasi, Syamsuddin mulai membahasnya di Bab I mengenai sistem pemilihan di Indonesia pascareformasi, yang mencoba mengetengahkan analisis kritisnya mengenai pelaksanaan elektoral di Indonesia. Perbaikan sistem pemilihan pada era reformasi sudah berlangsung secara "fair", bebas, dan demokratis. Namun, dia mengkritisi cita-cita reformasi untuk menghadirkan pemerintahan yang bersih dan berpihak pada kepentingan masyarakat, seolah-olah menguap sebagai mimpi rakyat.

      Dia mempertanyakan makin luasnya praktik politik transaksional dalam sistem politik di Indonesia, yang ditandai dengan banyaknya pimpinan partai politik tersangkut kasus korupsi dan juga melibatkan jaksa, hakim, aparat keamanan, bahkan hakim konstitusi.

      Syamsuddin ingin menggambarkan bahwa politik transaksional tersebut berlangsung secara sistematis yang melibatkan berbagai pihak dari masing-masing institusi.

      "Momentum reformasi pada tahun 1998 semestinya kesempatan emas bagi bangsa Indonesia menata kembali kehidupan politik, sosial-budaya, ekonomi, dan hukum ke arah lebih baik. Namun, ternyata tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh elemen bangsa," tulis Syamsuddin Haris di bukunya tersebut.

      Terkait dengan masalah politik transaksional, pembaca seharusnya juga membaca buku karya Kuskridho Ambardi (2009) berjudul "Mengungkap Politik Kartel: Studi tentang Sistem Kepartaian di Era Reformasi" yang membahas bagaimana sistem politik kartel berlangsung dalam partai politik di Indonesia.

      Selain itu, buku Djayadi Hanan berjudul "Menakar Presidensialisme Multipartai di Indonesia, Upaya Mencari Format Demokrasi yang Stabil dan Dinamis dalam Konteks Indonesia", juga bisa menjadi rujukan bacaan karena salah satu bab dalam buku tersebut membahas mengenai berjalannya politik gentong babi atau "pork barrel politics".

      Di samping itu, dalam masalah politik, Syamsuddin memberikan analisis kritisnya mengenai pelaksanaan sistem presidensial di Indonesia, tepatnya pascaamendemen keempat Undang-Undang Dasar 1945 yang menempatkan presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. Dalam hal ini, Syamsuddin menilai konstitusi hasil amendemen itu melembagakan pemisahan kekuasaan antara presiden dan parlemen, pemberian kekuasaan presiden, pemilihan langsung presiden oleh rakyat, dan likuidasi supremasi Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

      Namun, Syamsuddin juga memberikan penjelasan mengenai berbagai kelebihan dan kelemahan penerapan sistem presidensial di Indonesia.

      Secara khusus Syamsuddin dalam bukunya membahas mengenai penerapan sistem presidensial yang bercampur dengan format multipartai pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan dinilainya tidak membuat jalannya pemerintahan Presiden Yudhoyono dalam 10 tahun berjalan efektif dengan menggandeng partai politik di dalam pemerintahan.

      Dia mengkritisi berjalannya sistem presidensial dengan multipartai yang dijalankan Presiden Yudhoyono selama 10 tahun, yaitu sejak 2004 hingga 2014.

      Sebagai perbandingan analisis penerapan sistem presidensial dengan format multipartai pada era Presiden Yudhoyono, pembaca dapat membaca buku karya Djayadi Hanan berjudul "Menakar Presidensialisme Multipartai di Indonesia, Upaya Mencari Format Demokrasi yang Stabil dan Dinamis dalam Konteks Indonesia". Dalam buku itu Djayadi menjabarkan secara perinci era pemerintahan SBY-JK dan SBY-Boediono.

      Pembahasan mengenai sistem presidensial yang dibahas Syamsuddin Haris bisa menjadi bahan analisis mengenai kondisi politik kekinian terkait dengan polarisasi kekuatan politik, yaitu Koalisi Indonesia Hebat yang memenangi pemilu presiden, dan Koalisi Merah Putih yang berhasil menguasai legislatif.

      Salah satu bahasannya Syamsuddin mengetengahkan bagaimana Presiden Abdurahman Wahid dilengserkan oleh legislatif karena posisinya ketika itu dilantik oleh MPR, dan saat itu konstitusi belum diubah menjadi presiden dipilih rakyat.

      Sementara itu, dalam masalah kebangsaan, Syamsuddin menyoroti paham pluralisme dan keindonesiaan di dalam kehidupan demokrasi Indonesia. Dia mencontohkan masih adanya konflik horizontal di dalam masyarakat, seperti di Papua, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Maluku, dan Sulawesi Tengah.

      Dalam kaitan itu Syamsuddin mencoba menuliskan dan menjabarkan pencarian identitas kebangsaan Indonesia sejak awal abad ke-20 dipandang sebagai upaya mentransformasikan bentuk nasionalisme dari nasionalisme kultural menjadi nasionalisme politik. Syamsuddin ingin menekankan bahwa format nasionalisme yang mendasari negara-bangsa Indonesia sebagian besar diinspirasikan kebutuhan modernitas dan liberalisasi lebih luas bagi subbangsa di Indonesia.

      Penjelasan tersebut menarik untuk disimak pembaca karena Syamsuddin menjelaskannya dengan manarik dari sisi historis terbentuknya nasionalisme dalam keberagaman hingga analisisnya dengan menggunakan pisau analisis dari beberapa pakar.

      Terkait dengan masalah kebangsaan, Syamsuddin juga membahas secara khusus mengenai masalah Islam dan keindonesiaan yang terjadi pasca-Soeharto dengan pernyataan menarik bahwa demokratisasi juga membuka peluang bangkitnya primordialisme dan ikatan-ikatan lokal serta cenderung inklusif atas dasar nama agama, etnik, daerah, maupun hubungan darah. Namun, tentu saja demokratisasi di sisi lain juga membuka peluang bagi kemunculan dan menguatnya nilai-nilai universal, seperti pluralisme, toleransi, dan inklusivitas.

      Dalam kaitan dengan Islam dan keindonesiaan tersebut, Syamsuddin mengetengahkan eksistensi keberadaan partai berbasis massa dan ideologi Islam di Indonesia yang tumbuh subur sejak era reformasi. Selain itu, dari sisi sejarah pun dibahas dalam buku tersebut sehingga bisa menjadi acuan bagaimana Islam sebagai ideologi gerakan, berperan serta dalam sistem politik dan negara Indonesia.

      Hal menarik dalam kaitan Islam dan keindonesiaan, Syamsuddin juga mengkritisi munculnya gerakan dan kelompok Islam yang cenderung antidemokrasi, yang muncul pada era demokrasi saat ini.

      Buku terbitan Yayasan Obor Indonesia itu tentu saja tidak cukup untuk mengurai secara perinci permasalahan demokrasi dan kebangsaan Indonesia karena masih ada yang belum dibahas, misalnya mengenai eksistensi peran perempuan dalam perpolitikan nasional, bagaimana kuota 30 persen perempuan di parlemen tidak sekadar secara kuantitas, tetapi kualitas. Dalam konteks kebangsaan, peran perempuan tidak bisa dipandang sebelah mata, misalnya gerakan buruh sebagai elemen munculnya demokratisasi ada yang dimobilisasi kaum perempuan.

      Selain itu, hal yang perlu dicermati adalah upaya memundurkan format demokrasi melalui pembuatan undang-undang yang jauh dari prinsip kedaulatan rakyat, yaitu disahkannya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota (UU Pilkada) yang isinya pemilihan kepala daerah dilakukan oleh DPRD. Secara prinsip format pemilihan kepala daerah ingin dikembalikan seperti era orde baru, dan hal ini menjadi salah satu masalah dalam sistem demokrasi di Indonesia.

      Buku karya Syamsuddin Haris itu bisa menjadi catatan bahwa demokrasi yang sudah menjadi pilihan bangsa Indonesia tidak boleh mundur dalam pelaksanaannya, kemudian permasalahan yang ada di dalamnya harus terus diperbaiki, bukan justru menggugat, bahkan menganulir penerapan sistem demokrasi itu sendiri.

      Intinya, demokrasi yang sudah berjalan saat ini jangan sampai berbalik dan membawa bangsa Indonesia dalam skema oligarki politik yang saat ini cederung tumbuh subur, terutama dalam partai politik yang merupakan salah satu pilar dari demokrasi itu sendiri.

      Pewarta: Oleh Imam Budilaksono
      Editor : Aprionis
      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      LIPSUS - Bulan Ramadhan yang mempersatukan

      LIPSUS - Bulan Ramadhan yang mempersatukan

      4 Mei 2019 20:10

      Lipsus - Mengatasi ancaman krisis air di Babel

      Lipsus - Mengatasi ancaman krisis air di Babel

      25 Agustus 2018 16:46

      Menekan peredaran minuman keras mencegah kriminalitas

      Menekan peredaran minuman keras mencegah kriminalitas

      14 April 2018 18:23

      Saat miras oplosan terjang banyak korban tewas

      Saat miras oplosan terjang banyak korban tewas

      14 April 2018 11:02

      Lipsus - Pilkada damai wujudkan pemimpin berkualitas

      Lipsus - Pilkada damai wujudkan pemimpin berkualitas

      14 Januari 2018 17:46

      Mencermati Dua Tahun Pemerintahan Presiden Jokowi

      Mencermati Dua Tahun Pemerintahan Presiden Jokowi

      15 Oktober 2016 23:37

      DPD dan Pemulihan Kepercayaan Konstituen

      DPD dan Pemulihan Kepercayaan Konstituen

      14 Oktober 2016 00:01

      Politik di Tahun Kambing Kayu

      Politik di Tahun Kambing Kayu

      3 Januari 2015 14:44

      Terpopuler

      Jadwal Super League: Persib vs PSM, Persija vs Bhayangkara FC

      Jadwal Super League: Persib vs PSM, Persija vs Bhayangkara FC

      Harga emas Antam hari ini naik

      Harga emas Antam hari ini naik

      Hasil pertandingan terkini: Tekuk Brighton 2-1, Arsenal kembali pimpin klasemen Liga Inggris

      Hasil pertandingan terkini: Tekuk Brighton 2-1, Arsenal kembali pimpin klasemen Liga Inggris

      Daftar harga emas hari ini di Pegadaian: UBS-Galeri24 kompak naik lagi

      Daftar harga emas hari ini di Pegadaian: UBS-Galeri24 kompak naik lagi

      Klasemen Liga Inggris: Arsenal juara paruh musim

      Klasemen Liga Inggris: Arsenal juara paruh musim

      Top News

      • Jadwal Liga Spanyol: Derbi Barcelona warnai pekan ke-19

        Jadwal Liga Spanyol: Derbi Barcelona warnai pekan ke-19

        57 menit lalu

      • Penerapan keadilan restoratif hingga pidana kerja sosial sambut KUHP Baru

        Penerapan keadilan restoratif hingga pidana kerja sosial sambut KUHP Baru

        1 jam lalu

      • BKPSDMD Babel tegaskan 2 Januari bukan Cuti Bersama, ASN dan PPPK wajib masuk kerja

        BKPSDMD Babel tegaskan 2 Januari bukan Cuti Bersama, ASN dan PPPK wajib masuk kerja

        2 jam lalu

      • Jadwal Liga Italia: Persaingan di lima besar masih ketat

        Jadwal Liga Italia: Persaingan di lima besar masih ketat

        3 jam lalu

      • Presiden Prabowo: Bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius

        Presiden Prabowo: Bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius

        3 jam lalu

      Antara News babel
      babel.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Mancanegara
      • Bangka Belitung
      • Lipsus
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Gaya Hidup
      • Opini
      • English-news
      • Pariwisata Babel
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA