Peserta dari masing-masing pendukung kandidat dan masyarakat umum dibatasi demi kelancaran debat kandidat."
Toboali (Antara Babel) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, akan membatasi peserta debat kandidat pemilihan kepala daerah karena kapasitas gedung yang kurang memadai.

"Peserta dari masing-masing pendukung kandidat dan masyarakat umum dibatasi demi kelancaran debat kandidat," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Selatan M.Ali Syahbana di Toboali, Selasa.

Pada debat kandidat pada Jumat (27/11), kata dia, pihaknya hanya memberikan 50 undang kepada masing-masing simpatisan kandidat. Jadi kalau ada tiga kandidat seluruhnya berjumlah 150 orang ditambah para undangan lain.

"Dengan debat terbuka ini diharapkan masyarakat dapat mengetahui visi misi para calon kepala daerah yang akan memimpin Bangka Selatan lima tahun kedepan,"katanya.

Ia mengatakan pesiapan debat kandidat peserta Pemilukada ini sudah 100 persen, tinggal menunggu hari H pelaksanaan debat kandidat.

"Pemandu acara ini sudah disiapkan tiga orang yaitu dari akademisi hingga praktisi yang sudah mendapat persetujuan dari masing-masing kandidat," ujarnya.

Sementara itu moderator debat kandidat yaitu Prof.Dr.H.Hatamar,MA, sedangkan untuk panelis ada
dua orang masing-masing dari akademisi Dr.Ibrahim yang berasal Universitas Bangka Belitung dan Dr.Ahmad Yani berasal dari praktisi.

Ia berharap dengan digelarnya acara ini dapat menambah partisipasi masyarakat dalam mensukseskan pilkada ini.

"Semoga dengan penyampaian visi misi dalam debat ini dapat menambah partisipasi masyarakat dalam pilkada ini,minimal angkanya bisa menyamai partisipasi pada pileg tahun lalu sebesar 76 persen," harapnya.

Pewarta: Juniardi
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026