Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pencocokan dan penelitian pemilih secara terbatas di Kecamatan Mentok dan Simpangteritip untuk memastikan akurasi dan validitas data.

"Pencocokan dan penelitian pemilih ini, kami lakukan dengan mengambil beberapa sampel di dua kecamatan, yaitu di kecamatan mentok yang dilaksanakan di Desa Airlimau dan Belolaut, serta di Kecamatan Simpangteritip yang dilaksanakan di Desa Rambat, Simpanggong, Ibul, Airnyatoh, Peradong dan Pelangas," kata Anggota KPU Kabupaten Bangka Barat Dwi Aprianto di Mentok, Rabu.

Kegiatan ini dilakukan langsung oleh tim petugas untuk melakukan verifikasi data di rumah warga yang menjadi sampel dalam pendataan.

Adapun fokus dari kegiatan tersebut, meliputi data pemilih tidak padan yang terdapat dalam daftar pemilih tetap namun tidak ada di Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), data pemilih nonaktif dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan data sampel pemilih potensial.

"Penelitian dilakukan para petugas dengan memastikan kesesuaian elemen data seperti nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga pada dokumen kependudukan," ujarnya.

Pelaksanaan pencocokan dan penelitian terbatas tersebut merupakan salah satu upaya KPU Kabupaten Bangka Barat agar data pemilih menjadi lebih akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain melakukan verifikasi di lapangan, dalam upaya perbaikan data pemilih berkelanjutan, petugas juga telah melakukan koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Bangka Barat untuk perbaikan data pemilih dari kalangan siswa Madrasah Aliyah (MA) dan pondok pesantren.

"Kami terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar data yang dihasilkan sesuai dengan kondisi terkini," katanya.

Melalui koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama tersebut diharapkan memperoleh dukungan dari seluruh sekolah dan pengelola pondok pesantren sehingga data pemilih yang disusun valid.

"Dari data tersebut, selanjutnya akan diverifikasi dan disinkronkan dengan data kependudukan untuk meningkatkan kualitas daftar pemilih, sehingga dapat mendukung penyelenggaraan pemilu yang demokratis, transparan, dan berintegritas," katanya.

Dari hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan I 2026 di Kabupaten Bangka Barat terdapat sebanyak 157.152 pemilih. Berdasarkan kelompok umur pemilih tersebut, terdapat 44.974 pemilih kelahiran 1997-2012, 53.624 pemilih kelahiran 1981-1996, 39.675 pemilih kelahiran 1965-1980, dan 18.879 pemilih kelahiran 1946-1964.



Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026