"Bujang Kampung" dikembangkan sebagai program inovasi pelayanan yang menjangkau langsung ke tengah masyarakat pedesaan.
"Dalam program ini, sejumlah instansi pemerintah termasuk kepolisian, Kemenag bahkan organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) turun ke desa untuk membuka pelayanan sesuai yang dibutuhkan masyarakat di desa," kata Penjabat Bupati Bangka, M Haris di Sungailiat, Selasa.
Masyarakat desa yang dikunjungi, kata M Haris, memperoleh pelayanan seperti, pelayanan pembuatan SIM, pembayaran pajak kendaraan bermotor, perizinan, PBB, kesehatan, layanan kesejahteraan sosial dan administrasi kependudukan.
"Tahap awal dan dalam waktu dekat kami akan turun di Desa Gunung Muda Kecamatan Belinyu dan Desa Mendo Kecamatan Mendo Barat," jelas dia.
Selain masyarakat mendapat pelayanan kata dia, di saat itu pula program "Bujang Kampung" akan menyerap aspirasi masyarakat desa. Aspirasi masyarakat tersebut menjadi bahan pembahasan oleh dinas terkait.
"Saya berkeyakinan program "Bujang Kampung" dengan sistem pelayanan jemput bola dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat," jelas M Haris.
Pewarta: KasmonoEditor : Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.