• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News babel
Jumat, 2 Januari 2026
Antara News babel
Antara News babel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
      Anggota DPR: KUHAP baru jadi panduan agar tak ada kriminalisasi rakyat

      Anggota DPR: KUHAP baru jadi panduan agar tak ada kriminalisasi rakyat

      Jumat, 2 Januari 2026 18:51

      Presiden Prabowo: Bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius

      Presiden Prabowo: Bencana Sumatera tak nasional, tapi ditangani serius

      Kamis, 1 Januari 2026 17:53

      Presiden Prabowo: Pemimpin siap dihujat, tapi jangan patah semangat

      Presiden Prabowo: Pemimpin siap dihujat, tapi jangan patah semangat

      Kamis, 1 Januari 2026 17:51

      Presiden Prabowo peluk anak kecil dari atas mobil di pengungsian Batu Hula

      Presiden Prabowo peluk anak kecil dari atas mobil di pengungsian Batu Hula

      Kamis, 1 Januari 2026 2:53

      Di hadapan pengungsi, Prabowo: Presidenmu tak akan tinggalkan kalian

      Di hadapan pengungsi, Prabowo: Presidenmu tak akan tinggalkan kalian

      Kamis, 1 Januari 2026 2:50

  • Mancanegara
      Ukraina dituding serang kafe dan hotel di Kherson, 24 orang tewas

      Ukraina dituding serang kafe dan hotel di Kherson, 24 orang tewas

      Kamis, 1 Januari 2026 22:27

      Presiden Palestina: Negara Palestina adalah kenyataan tak terelakkan

      Presiden Palestina: Negara Palestina adalah kenyataan tak terelakkan

      Kamis, 1 Januari 2026 21:49

      Zelenskyy:

      Zelenskyy: "10 persen" lagi perang Rusia-Ukraina akan berakhir

      Kamis, 1 Januari 2026 21:47

      Zohran Mamdani resmi jadi wali kota Muslim pertama New York City

      Zohran Mamdani resmi jadi wali kota Muslim pertama New York City

      Kamis, 1 Januari 2026 17:46

      Jumlah korban tewas akibat agresi Israel di Gaza capai 71.269 orang

      Jumlah korban tewas akibat agresi Israel di Gaza capai 71.269 orang

      Kamis, 1 Januari 2026 2:37

  • Bangka Belitung
    • Pangkal Pinang
    • Bangka
    • Bangka Tengah
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
    • Belitung
    • Belitung Timur
    • Lingkungan
        Warga Pangkalpinang diimbau waspadai cuaca buruk rayakan tahun baru

        Warga Pangkalpinang diimbau waspadai cuaca buruk rayakan tahun baru

        Rabu, 31 Desember 2025 21:04

        Polres Bangka Barat tanam 500 bibit pohon di lahan bekas tambang

        Polres Bangka Barat tanam 500 bibit pohon di lahan bekas tambang

        Selasa, 30 Desember 2025 16:35

        Polda Babel tanam 5.000 bibit di lahan bekas tambang seluas lima hektare

        Polda Babel tanam 5.000 bibit di lahan bekas tambang seluas lima hektare

        Selasa, 30 Desember 2025 11:19

        UBB dorong peran masyarakat lindungi Arwana Kelesak di Bangka Barat

        UBB dorong peran masyarakat lindungi Arwana Kelesak di Bangka Barat

        Jumat, 19 Desember 2025 18:34

        PT Timah terapkan pemulihan lingkungan berkelanjutan lingkar tambang

        PT Timah terapkan pemulihan lingkungan berkelanjutan lingkar tambang

        Rabu, 17 Desember 2025 14:53

    • Olahraga
        Jadwal Super League: Persija vs Persijap, Persik vs Persib

        Jadwal Super League: Persija vs Persijap, Persik vs Persib

        Jumat, 2 Januari 2026 11:56

        Hasil dan klasemen Liga Inggris: Arsenal nyaman di puncak usai Manchester City gagal menang

        Hasil dan klasemen Liga Inggris: Arsenal nyaman di puncak usai Manchester City gagal menang

        Jumat, 2 Januari 2026 9:43

        Chelsea awali 2026 dengan pecat Enzo Maresca

        Chelsea awali 2026 dengan pecat Enzo Maresca

        Kamis, 1 Januari 2026 22:29

        Jonatan Christie buka 2026 dengan duduki peringkat dunia teratas dari Indonesia

        Jonatan Christie buka 2026 dengan duduki peringkat dunia teratas dari Indonesia

        Kamis, 1 Januari 2026 21:59

        Enzo Maresca tinggalkan Chelsea sebelum laga lawan City?

        Enzo Maresca tinggalkan Chelsea sebelum laga lawan City?

        Kamis, 1 Januari 2026 21:55

    • Gaya Hidup
        T.O.P akan keluarkan album baru

        T.O.P akan keluarkan album baru

        Jumat, 2 Januari 2026 13:55

        Film Horor

        Film Horor "KUYANK" Gelar Nonton Perdana di Pangkalpinang, Produser dan Bintang Hadir Langsung

        Jumat, 2 Januari 2026 8:44

        Kemeriahan pesta kembang api sambut Tahun Baru 2026 di Sydney

        Kemeriahan pesta kembang api sambut Tahun Baru 2026 di Sydney

        Kamis, 1 Januari 2026 21:53

        Swiss-Belhotel Pangkalpinang sukses gelar perayaan tahun baru

        Swiss-Belhotel Pangkalpinang sukses gelar perayaan tahun baru "Ethereal Eve"

        Kamis, 1 Januari 2026 18:04

        Tradisi malam tahun baru yang unik dari berbagai belahan dunia

        Tradisi malam tahun baru yang unik dari berbagai belahan dunia

        Kamis, 1 Januari 2026 17:42

    • Opini
        65 tahun mengabdi: Jasa Raharja dan perjalanan melindungi masyarakat Indonesia

        65 tahun mengabdi: Jasa Raharja dan perjalanan melindungi masyarakat Indonesia

        Kamis, 1 Januari 2026 3:21

        Tahun 2026, dunia tidak menuju keteraturan baru

        Tahun 2026, dunia tidak menuju keteraturan baru

        Selasa, 30 Desember 2025 9:20

        Sepak terjang TNI selama 2025

        Sepak terjang TNI selama 2025

        Selasa, 30 Desember 2025 9:14

        Tambang, kuasa tafsir dan ketegangan elite NU

        Tambang, kuasa tafsir dan ketegangan elite NU

        Rabu, 24 Desember 2025 10:38

        Mengelola manusia dengan rasa

        Mengelola manusia dengan rasa

        Rabu, 24 Desember 2025 9:20

    • English News
        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Kamis, 11 Desember 2025 10:42

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        Rabu, 19 November 2025 21:31

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        Rabu, 19 November 2025 9:56

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Senin, 10 November 2025 14:27

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Jumat, 17 Oktober 2025 14:24

    • Pariwisata dan Multikultur
      • Pangkalpinang
      • Bangka
      • Bangka Tengah
      • Bangka Barat
      • Bangka Selatan
      • Belitung
      • Belitung Timur
      • Foto
        • Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Jumat, 26 Desember 2025 22:56

          Evakuasi remaja tenggelam di Muara Sungai Kurau

          Evakuasi remaja tenggelam di Muara Sungai Kurau

          Rabu, 24 Desember 2025 11:33

          Latihan penanganan kecelakaan pesawat di Pangkalpinang

          Latihan penanganan kecelakaan pesawat di Pangkalpinang

          Selasa, 9 Desember 2025 18:25

          Tumpukan batang kayu dan lumpur hambat akses ke Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang

          Tumpukan batang kayu dan lumpur hambat akses ke Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang

          Sabtu, 6 Desember 2025 11:16

          Kekompakan Gubernur dan Wagub Babel Senam Bedincak

          Kekompakan Gubernur dan Wagub Babel Senam Bedincak

          Jumat, 21 November 2025 17:03

      • Video
        • Babel dapat penghargaan, Cek Kesehatan Gratis lampaui target nasional

          Babel dapat penghargaan, Cek Kesehatan Gratis lampaui target nasional

          Jumat, 2 Januari 2026 18:04

          Polda Babel ungkap 104 kasus tambang ilegal sepanjang 2025

          Polda Babel ungkap 104 kasus tambang ilegal sepanjang 2025

          Rabu, 31 Desember 2025 19:34

          BPBD Pangkalpinang siaga hadapi potensi bencana akibat hujan lebat

          BPBD Pangkalpinang siaga hadapi potensi bencana akibat hujan lebat

          Senin, 29 Desember 2025 19:12

          UMKM Bangka Belitung terima bantuan alat produksi senilai Rp561 juta

          UMKM Bangka Belitung terima bantuan alat produksi senilai Rp561 juta

          Rabu, 24 Desember 2025 15:24

          Bandara Depati Amir layani ribuan penumpang pada puncak mudik nataru

          Bandara Depati Amir layani ribuan penumpang pada puncak mudik nataru

          Selasa, 23 Desember 2025 20:46

      Tempalak Mirah Pulau Bangka di ambang kepunahan

      Oleh Antara Babel Sabtu, 17 Mei 2025 11:03 WIB

      Tempalak Mirah Pulau Bangka di ambang kepunahan

      Pangkalpinang (ANTARA) - Di balik gemuruh aktivitas pertambangan bijih timah dan desakan ekspansi perkebunan kelapa sawit di Pulau Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tersembunyi ikan endemik bernama tempalak mirah "Betta burdigala" di selatan pulau penghasil bijih timah terbesar di Indonesia.

      Meskipun berukuran mungil dan hidup di perairan tenang rawa-rawa gambut dan sungai kecil, tempalak mirah ini memiliki makna besar bagi identitas ekologis dan budaya masyarakat Bangka Selatan.

      Keberadaannya bukan sekadar soal taksonomi atau catatan ilmiah, tetapi juga cermin dari kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun. Sayangnya, kini nasib ikan ini berada di ambang kepunahan, terhimpit oleh kerakusan manusia dan minimnya perhatian kebijakan konservasi yang konkret.

      Dalam laporan terbaru International Union for Conservation of Nature (IUCN), tempalak mirah masuk dalam kategori Critically Endangered (CR) sudah berstatus sinyal merah yang menandakan bahwa spesies ini satu langkah lagi menuju kepunahan di alam liar. Namun, sayangnya, fakta ini tidak banyak menggugah kebijakan pembangunan lokal maupun nasional.

      Pembina Yayasan Ikan Endemik Kepulauan Babel "The Tanggokers" Swarlanda mengatakan ikan tempalak mirah merupakan salah satu dari sekian spesies betta yang menyimpan kekhasan endemis, artinya spesies ini tidak bisa ditemukan di belahan dunia mana pun kecuali di habitat aslinya di Pulau Bangka bagian selatan.

      Karakter warna merah maron menyala pada tubuh ikan ini melahirkan nama "mirah" yang dalam bahasa setempat berarti merah atau kemerahan seperti batu permata.

      Dalam lanskap budaya lokal, penyematan nama ini bukanlah sekadar deskripsi fisik, melainkan bentuk penghormatan dan relasi emosional masyarakat dengan spesies ini.
      Ikan ini bukan sekadar organisme air tawar biasa, namun ikan ini adalah narasi hidup tentang bagaimana masyarakat lokal membaca alam, menamainya dan menjadikannya bagian dari keseharian.

      Namun, seiring berjalannya waktu, relasi harmonis antara manusia dan lingkungan di Bangka Selatan mulai goyah. Kawasan rawa dan aliran air yang menjadi rumah bagi tempalak mirah kian menyempit, tergerus oleh gelombang pembangunan yang kerap tidak ramah lingkungan.

      Kawasan hutan rawa yang dulunya tenang kini berubah menjadi blok-blok konsesi perkebunan kelapa sawit. Sungai-sungai kecil yang dahulu jernih dan menjadi habitat alami dan kini terkontaminasi oleh sedimentasi, limbah rumah tangga dan aktivitas tambang inkonvensional.

      Ironisnya, semua itu terjadi di depan mata tanpa resistensi berarti dari pemangku kepentingan, karena masih banyak pihak menganggap ikan kecil ini tidak lebih dari entitas yang bisa diabaikan karena tidak berkontribusi langsung terhadap ekonomi makro.

      Padahal, kekayaan hayati seperti tempalak mirah menyimpan potensi luar biasa dalam pembangunan berkelanjutan, terutama jika diintegrasikan ke dalam pendekatan ekonomi berbasis kearifan lokal.

      Bayangkan jika masyarakat setempat diberdayakan untuk mengembangkan budidaya tempalak mirah sebagai bagian dari ekonomi kreatif lingkungan. Produk turunan seperti akuarium endemik, wisata edukasi lingkungan, hingga promosi ekoturisme berbasis spesies endemik dapat membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan daerah.

      Hal ini hanya bisa terwujud jika keberadaan ikan ini dijadikan landasan kebijakan dan strategi pembangunan daerah, bukan semata hiasan dalam dokumen administratif.

      Jika tidak segera ditangani, skenario serupa akan meluas ke desa-desa lain di Bangka Selatan yang saat ini masih memiliki kantong-kantong populasi tempalak mirah. Pemerintah daerah bersama masyarakat, akademisi, dan pegiat lingkungan harus menyusun rencana konservasi jangka panjang.

      Bukan hanya melindungi spesiesnya, tetapi juga memulihkan habitat alaminya. Ini bisa dimulai dengan zonasi kawasan konservasi perairan kecil dan perlindungan lahan basah, penghentian alih fungsi lahan yang tidak ramah lingkungan, serta revitalisasi sungai-sungai mikro yang menjadi jalur kehidupan bagi spesies ini.

      Lebih jauh lagi, penting untuk memasukkan nilai-nilai konservasi ikan endemik ke dalam kurikulum lokal dan program edukasi masyarakat. Generasi muda di Bangka Selatan harus disadarkan bahwa mereka memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga warisan ekologis ini.

      Sekolah-sekolah bisa menjadikan tempalak mirah sebagai ikon pembelajaran lintas disiplin—biologi, budaya lokal, dan kewarganegaraan. Museum mini atau galeri konservasi berbasis sekolah pun dapat dibangun sebagai pusat edukasi dan kebanggaan lokal.

      Hal yang juga tak kalah penting adalah transparansi dalam pelaksanaan proyek-proyek pembangunan yang berpotensi merusak habitat. Masyarakat harus dilibatkan secara penuh dalam proses konsultasi dan pengambilan keputusan.

      Sudah saatnya pembangunan tidak hanya berorientasi pada keuntungan jangka pendek, tetapi juga mempertimbangkan daya dukung dan daya tampung lingkungan. Prinsip kehati-hatian (precautionary principle) harus menjadi fondasi setiap kebijakan pembangunan di wilayah yang memiliki kekayaan hayati tinggi seperti Bangka Selatan.

      Dalam konteks yang lebih luas, tempalak mirah dapat dijadikan simbol perjuangan ekologi Bangka Belitung. Sebuah ikon yang membungkus semangat pelestarian lingkungan, kebanggaan identitas lokal, dan cita-cita pembangunan berkelanjutan.

      Dengan begitu, ketika masyarakat menyebut nama “tempalak mirah,” yang terbayang bukan hanya seekor ikan kecil, tetapi juga harapan, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap tanah kelahiran.

      Akhirnya, pelestarian tempalak mirah bukan hanya tentang menyelamatkan satu spesies ikan dari kepunahan. Ia adalah langkah awal untuk merajut kembali harmoni antara manusia dan alam.

      Ia adalah wujud nyata dari cinta kita terhadap warisan leluhur dan masa depan generasi. Ia adalah cermin integritas kita sebagai penjaga bumi Serumpun Sebalai. Jangan sampai kita menjadi generasi yang menyaksikan punahnya spesies endemik tanpa melakukan apa-apa.

      "Mari jadikan tempalak mirah sebagai cerita kebangkitan, bukan cerita penyesalan," demikian Swarlanda.

      Tempalak mirah tercatat KIK

      Kanwil Kementerian Hukum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatatkan Tempalak Mirah Kabupaten Bangka Selatan sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK), guna menjaga kelestarian ikan hias khas daerah itu.

      Plt Kepala Kanwil Kemenkum Kepulauan Babel Harun Sulianto mengatakan pencatatan tempalak mirah sebagai KIK ini, maka ikan endemik Bangka Selatan ini telah terlindungi sebagai sumber daya genetik dan harus dijaga kelestariannya.

      Kemenkum Republik Indonesia telah menerbitkan Pencatatan KIK Tempalak Mirah Bangka Selatan ini pada 14 Agustus 2024 dengan komunitas Yayasan Ikan Endemik Bangka Belitung, sebagai upaya melindungi sumber daya genetik dan kelestarian ikan khas Kepulauan Babel khususnya Bangka Selatan.

      KIK sangat terkait dengan ekoturisme, pariwisata, ekonomi kreatif dan kebudayaan sehingga peran pemerintah daerah sangat besar untuk pemanfaatan KIK. Oleh karena itu, mencatatkan KIK ini menjadi sangat penting, karena bukan hanya untuk tujuan pelestarian akan tetapi juga sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap hak-hak masyarakat adat atas Kekayaan Intelektual mereka tersebut.

      KIK ini merupakan aset penting bagi masyarakat adat, yang mencerminkan identitas budaya, kearifan lokal, serta warisan nenek moyang yang perlu dilestarikan khususnya di Bangka Selatan.

      Pembina Yayasan Ikan Endemik Bangka Belitung "The Tanggokers" Swarlanda mengatakan mengapresiasi langkah strategis pendaftaran tempalak mirah sebagai KIK Kabupaten Bangka Selatan pada 2024.

      Ini bukan sekadar langkah legalitas, tetapi upaya konkret untuk memperkuat pengakuan bahwa ikan ini adalah bagian tak terpisahkan dari identitas Bangka Selatan.

      KIK menjadi payung hukum dan sosial yang penting untuk mencegah eksploitasi komersial oleh pihak luar tanpa memberikan manfaat bagi masyarakat lokal. Namun, pengakuan ini harus disertai dengan langkah lanjutan berupa perlindungan habitat, pengendalian kerusakan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat lokal untuk menjadi penjaga utama spesies ini.

      Lihatlah contoh kasus yang terjadi di Desa Bikang, salah satu lokasi yang dulunya menjadi habitat subur bagi tempalak mirah. Dalam kurun waktu dua dekade, perubahan drastis terjadi.

      Misalkan rawa-rawa berubah menjadi permukiman, aliran air tersumbat, dan pepohonan gambut ditebang habis untuk membuka jalan bagi kebun-kebun sawit. Hasilnya, populasi tempalak merosot tajam.

      "Masyarakat yang dulunya akrab dengan spesies ini kini hanya mendengar kisahnya lewat cerita para orang tua. Ini bukan sekadar kehilangan ekologis, tapi juga kehilangan budaya," katanya.

      Ketua Tim Balai Riset Perikanan Perairan Umum dan Penyuluhan Perikanan (BRPPPUPP) Kementerian Kelautan dan Perikanan Arif Wibowo mengembangkan budi daya ikan hias lokal di lahan bekas penambangan bijih timah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai langkah pemberdayaan ekonomi masyarakat.

      Lahan bekas tambang atau kolong Babel ternyata menyimpan potensi sebagai tempat habitat hidup ikan hias lokal seperti tempalak mirah, sepat mata merah, cupang endemik lokal, silincah belontia hasselti dan ikan hias lainnya dikembangkan di 887 kolong dengan luas 1.712 hektare tersebar di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung Timur.

      "Melalui pemanfaatan lahan bekas tambang timah untuk mengembangkan ikan hias untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, sekaligus pelestarian lingkungan berkelanjutan," katanya.

      Editor : Aprionis
      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      Selamatkan tempalak mirah Pulau Bangka dari ancaman kepunahan

      Selamatkan tempalak mirah Pulau Bangka dari ancaman kepunahan

      18 Mei 2025 00:39

      Babel kemarin, Konservasi Tempalak Mirah hingga lumpung pangan desa

      Babel kemarin, Konservasi Tempalak Mirah hingga lumpung pangan desa

      16 Mei 2025 07:02

      Ikan Tempalak Mirah endemik Pulau Bangka terancam punah

      Ikan Tempalak Mirah endemik Pulau Bangka terancam punah

      15 Mei 2025 11:01

      The Tanggokers - Pemkab Bangka Selatan bangun Kawasan Konservasi Tempalak Mirah

      The Tanggokers - Pemkab Bangka Selatan bangun Kawasan Konservasi Tempalak Mirah

      15 Mei 2025 09:16

      Kemenkumham Babel catatkan ikan hias Tempalak Mirah sebagai KIK

      Kemenkumham Babel catatkan ikan hias Tempalak Mirah sebagai KIK

      20 Agustus 2024 10:53

      UBB dorong peran masyarakat lindungi Arwana Kelesak di Bangka Barat

      UBB dorong peran masyarakat lindungi Arwana Kelesak di Bangka Barat

      19 Desember 2025 18:34

      PT Timah tebar ribuan ikan endemik di bekas tambang kawasan pondok pesantren

      PT Timah tebar ribuan ikan endemik di bekas tambang kawasan pondok pesantren

      4 November 2025 09:42

      Kemenkum Babel catatkan Ikan Bebiuu Bangka Selatan sebagai KIK

      Kemenkum Babel catatkan Ikan Bebiuu Bangka Selatan sebagai KIK

      13 September 2025 11:05

      Terpopuler

      Harga emas Antam hari ini naik

      Harga emas Antam hari ini naik

      Keluarga nelayan disambar petir  di Bangka terima santunan Rp233,5 juta

      Keluarga nelayan disambar petir di Bangka terima santunan Rp233,5 juta

      Daftar harga emas hari ini di Pegadaian: UBS dan Galeri24 kompak naik

      Daftar harga emas hari ini di Pegadaian: UBS dan Galeri24 kompak naik

      Daftar harga emas hari ini di Pegadaian: UBS-Galeri24 kompak naik lagi

      Daftar harga emas hari ini di Pegadaian: UBS-Galeri24 kompak naik lagi

      Harga emas Antam hari ini stabil

      Harga emas Antam hari ini stabil

      Top News

      • Polres Bangka Barat perketat pengamanan objek wisata

        Polres Bangka Barat perketat pengamanan objek wisata

        18 menit lalu

      • BPBD Bangka siagakan 38 petugas antisipasi banjir rob

        BPBD Bangka siagakan 38 petugas antisipasi banjir rob

        19 menit lalu

      • Produk unggulan ditampilkan pada Airport Local Pride Festival Bandara Depati Amir Bangka

        Produk unggulan ditampilkan pada Airport Local Pride Festival Bandara Depati Amir Bangka

        42 menit lalu

      • Bareskrim Polri bongkar jaringan judol internasional T6 hingga 1XBET

        Bareskrim Polri bongkar jaringan judol internasional T6 hingga 1XBET

        48 menit lalu

      • KUHAP baru berlaku, atur restorative justice hingga rekaman CCTV

        KUHAP baru berlaku, atur restorative justice hingga rekaman CCTV

        52 menit lalu

      Antara News babel
      babel.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Mancanegara
      • Bangka Belitung
      • Lipsus
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Gaya Hidup
      • Opini
      • English-news
      • Pariwisata Babel
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA