Koba, Babel, (ANTARA) - Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memasang sebanyak 114 unit lampu penerangan jalan umum (PJU), untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas akibat jarak pandang terbatas pada malam hari.
"Tahun ini kita pasang sebanyak 114 unit lampu PJU pada beberapa titik di jalan raya, jumlah tersebut lebih banyak dibanding pada 2024 yang hanya 80 unit," kata Kepala Bidang Perhubungan Disperkimhub Bangka Tengah Fernando di Koba, Senin.
Ia menjelaskan, anggaran untuk pemasangan lampu PJU itu bersumber dari APBD murni dan ditargetkan semuanya terpasang pada Juli 2024.
"Selain lampu PJU, pada beberapa titik juga dipasang lampu tenaga surya dari Kementrian ESDM," ujarnya.
Fernando juga mengatakan pemasangan lampu penerangan jalan juga tergantung dengan ajuan anggota DPRD terkait wilayah mana yang menjadi prioritas.
“Pemasangan PJU ini juga masuk ke dalam pokok pikiran (pokir) anggota legislatif, jadi mereka bisa menentukan pada titik mana saja yang harus dipasang," katanya.
Disperkimhub Bangka Tengah mencatat kebutuhan ideal lampu PJU untuk seluruh wilayah di Bangka Tengah sebanyak 6.000 unit dan saat ini baru terpasang sekitar 2.000 unit.
"Masih banyak terdapat kekurangan, maka kita penuhi secara bertahap dan juga melihat dari kondisi anggaran yang ada," ujarnya.
Menurut dia, keberadaan lampu PJU sangat penting memberikan rasa aman bagi masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari dan mendukung aktivitas ekonomi serta kehidupan sosial.
Dengan penerangan yang baik, kata dia, aktivitas ekonomi malam seperti warung, pasar malam, dan transportasi umum bisa berjalan lancar.
"Selain itu, PJU yang dirancang dengan baik dapat memperindah tampilan kota, terutama di kawasan wisata, taman dan jalan utama," ujarnya.
