Pangkalpinang (ANTARA) - Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Masjid Jamik Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang, menyalurkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) perdana kepada 2.983 penerima manfaat di delapan sekolah, Senin.

Perwakilan Mitra Dapur SPPG Masjid Jamik Rangkui, Putri Febrianti, mengatakan penyaluran tahap pertama ini menjangkau satu SMP negeri, enam SD negeri, dan satu TK negeri di wilayah Kecamatan Rangkui.

“Hari ini pertama kalinya kami menyalurkan MBG kepada 2.983 penerima manfaat di delapan sekolah,” ujar Putri di Pangkalpinang.

Ia menjelaskan, menu MBG perdana yang disiapkan yakni ayam kecap, sayur campur (mix vegetable), buah anggur, dan susu. Kegiatan tersebut melibatkan 47 relawan dari berbagai bidang, mulai dari kebersihan, pengolahan dan pengemasan makanan, pencucian alat makan, hingga tenaga ahli gizi, akuntansi, dan masak.

“Persiapan dimulai pukul 15.00 WIB hingga tengah malam, kemudian proses memasak dilakukan mulai pukul 01.00 hingga 06.00 pagi, dilanjutkan dengan proses pengemasan,” katanya.

Menurut Putri, kebersihan menjadi aspek utama dalam penyediaan MBG agar makanan aman dan layak konsumsi. Bahan baku lauk-pauk diperoleh dari pelaku UMKM kecil di Kota Pangkalpinang.

“Kami sangat memperhatikan kebersihan. Kendala di hari pertama hanya kekurangan porsi, namun sudah segera teratasi. Harapannya anak-anak semakin sehat dengan adanya program ini,” ujarnya.

Sementara itu, Humas SMP Negeri 1 Pangkalpinang, Yasinta Ariani, menyampaikan sekolahnya menjadi salah satu penerima manfaat dengan jumlah 1.031 siswa.

“Antusiasme siswa sangat tinggi. Mereka sering menanyakan kapan giliran sekolah mendapat MBG. Program ini sangat membantu pemenuhan gizi anak sekaligus meringankan beban orang tua yang biasanya menyiapkan bekal pagi hari,” kata Yasinta.

Ia menambahkan, meski pada penyaluran perdana sempat terjadi kendala kecil dan komunikasi yang belum optimal, pihak sekolah berharap ketepatan waktu dan kualitas menu tetap terjaga pada penyaluran berikutnya.



Pewarta: Elza Elvia
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026