Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Polisi Resor Bangka Barat, Polda Kepulauan Bangka Belitung bersama warga berhasil menyelamatkan iga orang nelayan yang mengalami kapal karam di Perairan Bembang, Kabupaten Bangka Barat.
"Tiga orang nelayan yang mengalami musibah kapal karam itu berhasil ditemukan personel Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) bersama Direktorat Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung dan warga nelayan setempat, seluruh korban dalam keadaan selamat," kata Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso di Mentok, Rabu.
Ia mengatakan pertolongan dan pencarian dilakukan tim gabungan menindaklanjuti informasi adanya kejadian kapal karam karena cuaca buruk dan gelombang tinggi di Perairan Bembang, Jebus, Bangka Barat, pada Selasa (30/12) siang.
"Mendapatkan informasi itu, tim melakukan pencarian sejak pukul 14.00 WIB hingga malam hari," ujarnya.
Kejadian ini bermula saat tiga nelayan berangkat melaut sejak pagi hari untuk memasang rumpon sekaligus memancing.
Sekitar pukul 08.30 WIB, salah satu korban sempat menghubungi rekannya melalui panggilan video dan menyampaikan bahwa kapal yang mereka tumpangi mengalami kerusakan dan pecah di tengah laut.
Mengetahui informasi tersebut, rekan korban segera melapor kepada kepala desa setempat dan mengajak nelayan lainnya untuk melakukan pencarian awal.
Selanjutnya, upaya pencarian dilanjutkan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Satpolairud Polres Bangka Barat, Ditpolairud Polda Babel, bersama warga nelayan setempat.
Sekitar pukul 18.30 WIB, tim gabungan melihat cahaya senter di tengah perairan, kemudian petugas mendekati sumber cahaya dan menemukan tiga korban dalam keadaan selamat untuk selanjutnya dievakuasi ke darat.
Ketiga korban tersebut seluruhnya berasal dari Kabupaten Bangka Barat, masing-masing Afan (48) warga Desa Puput, Marhan (45) warga Tumbakpetar, dan Agus (35) warga Ketap.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kapal nelayan tersebut karam akibat cuaca ekstrem disertai gelombang tinggi sehingga hanyut hingga ke sekitar Pulau Kemuja.
"Kami mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan agar lebih mengutamakan keselamatan saat melaut, terlebih saat ini telah memasuki musim angin barat, perhatikan perkembangan cuaca, pastikan kondisi kapal dan perlengkapan keselamatan dalam keadaan baik, serta tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan," katanya.
Polres Bangka Barat akan terus hadir dan bersinergi dengan instansi terkait serta masyarakat dalam upaya pencarian dan penyelamatan, sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan aktivitas masyarakat di wilayah perairan.
Nelayan yang berhasil diselamatkan, Agus mengatakan setelah kejadian tersebut sempat terombang-ambing di tengah laut sekitar 10 jam.
"Kami berhasil ditemukan tidak terlepas dari respons cepat aparat Kepolisian dan warga yang langsung melakukan pencarian meskipun kondisi cuaca di perairan cukup buruk. Saya berterima kasih kepada seluruh yang terlibat karena telah berhasil menyelamatkan kami," katanya.
Kapolres Bangka barat AKBP Pradana Aditya mengatakan keberhasilan menemukan tiga nelayan itu merupakan hasil kerja sama dan kepedulian bersama antara kepolisian dan masyarakat.
"Kami mengimbau para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut, khususnya di tengah musim angin barat seperti yang sedang terjadi saat ini," katanya.
Polisi Bangka Barat-warga selamatkan korban kapal nelayan karam
Rabu, 31 Desember 2025 21:02 WIB
