Koba (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung mengenalkan olahraga tradisional gasing kepada para wisatawan mancanegara yang akan menyaksikan gerhana matahari total pada 9 Maret di Desa Terentang, Koba.
"Gasing ini merupakan permainan tradisional yang cukup menghibur, ini akan kami kenalkan kepada pengunjung GMT terutama wisatawan mancanegara," kata Kepala Disbudparpora Bangka Tengah, Zaidi di Koba, Senin.
Ia menjelaskan, panitia besar GMT menyelenggarakan turnamen olahraga gasing dan tercatat sebanyak 59 tim ikut ambil bagian dalam turnamen tersebut.
"Tim gasing berasal dari seluruh daerah di Bangka Belitung, mereka sangat antusias mengikuti permainan yang diselenggarakan pada 6 hingga 9 Maret," ujarnya.
Ia mengatakan, gasing memiliki nilai khasanah budaya karena merupakan permainan tradisional yang masih tetap dilestarikan secara temurun.
"Gasing juga permainan orang Melayu dan hingga sekarang sudah menjadi olahraga yang digandrungi sebagian kalangan," ujarnya.
Sementara Dewan Pembina Persatuan Gasing Indonesia, Sopian mengatakan dalam permainan gasing ada beberapa ketentuan yang sudah ditetapkan dalam PERGASI.
"Satu tim terdiri tiga pemain dan secara bergantian memukul gasing. Gasing yang berputar lebih lama maka keluar sebagai pemenang dan gasing keluar dari garis dinyatakan diskualifikasi," ujarnya.
