Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberdayakan kaum muda untuk membantu edukasi teman sebaya bersama-sama mencegah kasus tengkes.
"Kasus tengkes masih menjadi salah satu prioritas kita bersama untuk melakukan penanganan cepat dan mencegah agar tidak terulang guna menyiapkan generasi Indonesia Emas 2045," kata Bupati Bangka Barat Markus di Mentok, Selasa.
Kasus anak tengkes sebagian besar disebabkan oleh kekurangan gizi kronis yang terjadi dalam jangka panjang, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan, yaitu sejak dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun.
Selain itu, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi anak tengkes, antara lain faktor kekurangan asupan gizi, kesalahan pemberian makanan pendamping air susu ibu, ibu saat hamil kekurangan zat besi, faktor lingkungan kurang bersih dan sehat, faktor kemiskinan, pola asuh yang kurang baik dan lainnya.
Dengan memahami faktor-faktor penyebab tengkes yang ada, Pemkab Bangka Barat melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana melakukan berbagai program dan kegiatan sebagai upaya pencegahan.
"Salah satunya kita melakukan pemberdayaan kaum muda untuk mencegah pernikahan dini," katanya.
Pemberdayaan kaum muda ini sudah dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir melalui berbagai kegiatan, ajang kompetisi, lomba dan lainnya, satu di antaranya adalah pemilihan Duta Genre Bangka Barat.
Para Duta Genre diberikan berbagai materi dan latihan agar mereka mampu menjadi panutan dan penggerak dalam memberikan edukasi tentang pencegahan tengkes, risiko pernikahan dini dan lainnya di kalangan remaja.
"Selain menjadi panutan, kami juga mendorong mereka agar mampu menjadi komunikator di kalangan sebaya," katanya.
Pemkab Bangka Barat akan terus mendorong agar seluruh anggota Forum Genre dapat terus berinovasi dan menjadi teladan bagi generasi muda sehingga pemuda memiliki daya saing dan mampu memberikan peran nyata dalam gerak pembangunan daerah.
"Dalam setiap ajang yang diikuti di luar daerah kami minta mereka juga bisa mempromosikan berbagai potensi Bangka Barat agar semakin banyak wisatawan datang," katanya.
Bangka Barat berdayakan kaum muda cegah tengkes
Selasa, 29 Juli 2025 23:08 WIB
