Bangka (ANTARA) - Direktur Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel) Dr. I Made Andik Setiawan menuntut mahasiswa di lembaga itu memiliki semangat juang dalam proses pendidikan tinggi.
Hal itu diungkapkan Dr. I Made Andik Setiawan, di Sungailiat, Jumat kemarin saat menutup secara resmi kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) tahun akademik 2025/2026.
Dia berpendapat pentingnya daya tahan mental dan semangat juang dalam proses pendidikan tinggi.
"Jangan banyak mengeluh, jangan tolak prosesnya. Jika tubuh dan pikiran kita menolak tantangan, maka hasil baik juga akan menolak datang kepada kita," ujar dia
Menurut dia, dunia perkuliahan adalah fase penting dalam kehidupan mahasiswa, ini adalah masa di mana kalian mulai membentuk diri, karakter, dan pola pikir. Semua tidak terjadi secara instan.
Dia memastikan selama kegiatan PPKMB di Polman Babel tidak mengandung kekerasan fisik maupun mental. Orientasi studi dan pengenalan kampus di sini bukan soal senioritas, tetapi proses pembelajaran untuk memahami dunia baru. Semua harus berjalan dengan cara yang manusiawi dan membangun.
"Mahasiswa harus siap menghadapi berbagai tantangan ke depan. Seperti pisau yang makin tajam dan mengkilat jika terus diasah, begitu juga kemampuan kalian. Semakin sering dilatih, semakin siap menghadapi dunia kerja," saran I Made Andik Setiawan
Ia mengajak mahasiswa untuk membangun kebiasaan belajar yang konsisten, tidak tergantung pada hasil cepat. Keberhasilan bukan sihir. Tidak ada magic yang membuat mahasiswa sukses dalam semalam. Semuanya butuh proses, kesabaran, dan ketekunan.
"Saya menyambut baik mahasiswa baru untuk mengikuti pendidikan di Polman Babel, bersiaplah untuk belajar, berkembang, dan menghadapi masa depan. Tempa diri kalian mulai hari ini," katanya.
Ketua BEM Polman Babel, Yuda, mengungkapkan rasa bangga terhadap semangat panitia dan mahasiswa baru selama pelaksanaan PPKMB. Ia berharap, mahasiswa baru dapat mengambil nilai-nilai positif dari kegiatan ini.
"PPKMB bukan cuma formalitas, tapi momen membangun semangat, solidaritas, dan mengenal lingkungan kampus. Kami ingin mahasiswa baru merasa diterima dan tidak sendirian," ujar Yuda.
Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh panitia yang terlibat sekaligus menilai panitia sudah maksimal, rela mengorbankan waktu dan tenaga demi menyambut mahasiswa baru dengan hangat. Ini bukan akhir, tapi awal langkah panjang bersama.
Tercatat jumlah mahasiswa baru Polman Babel tahun akademik 2025/2026 sebanyak 570 dengan sembilan program studi.
