Tanjung Pandan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memperkuat koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI guna mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi.
"Koordinasi dengan KPK RI, kami lakukan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas," kata Wakil Bupati Belitung Syamsir di Tanjungpandan, Kamis.
Dengan koordinasi itu, Syamsir berharap agar komisi antirasuah itu sering turun ke Kabupaten Belitung sehingga ancaman pelanggaran tindak korupsi dapat dicegah.
Menurut dia, upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi jangan hanya menjadi slogan manis namun harus benar-benar diimplementasikan di dalam lingkungan kerja.
"Kami menginginkan agar pencegahan dan pemberantasan korupsi jangan hanya menjadi label atau slogan cantik saja," ujarnya.
Ia optimistis dengan pencegahan dan pemberantasan korupsi, akan tercipta roda pemerintahan yang bersih dan berintegritas sehingga maksud dan tujuan pembangunan dapat tercapai.
Syamsir mengatakan salah satu upaya mencegah terjadinya tindak pidana korupsi adalah menumbuhkan semangat nasionalisme atau cinta Tanah Air.
"Jadi untuk mencegah korupsi adalah bagaimana menumbuhkan kecintaan kita terhadap bangsa ini. Tapi masih banyak yang lewat sehingga masih ditemukan tindak dugaan korupsi juga," kata dia.
Dia menegaskan apabila ada ASN yang masih berkeinginan untuk melakukan praktik tindak pidana korupsi tersebut agar berpikir ulang dan mampu melawan keinginan tersebut.
Syamsir mengajak seluruh pihak di daerah itu bersama-sama mencegah terjadinya tindak pidana korupsi karena merupakan tugas dan tanggung jawab bersama.
"Upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi adalah tugas bersama, kita harus jaga bersama, semoga Kabupaten Belitung tidak terjadi hal-hal yang tidak tidak kita inginkan termasuk korupsi," ujarnya.
