Pangkalpinang (ANTARA) - Kanwil Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggencarkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), guna menekan stunting di daerah itu.
"Kita intensifkan Genting untuk menekan angka stunting yang masih tinggi," kata Kepala Kanwil Kemendukbangga/BKKBN Babel Fajar Sentosa di Pangkalpinang, Minggu.
Ia mengatakan saat ini kasus stunting di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah mengalami penurunan, namun masih tinggi karena sebanyak 20 balita dari 100 ibu yang melahirkan masih stunting dan ini masih tinggi.
"Kami melalui Genting ini optimis angka kasus stunting ini akan turun untuk mendukung program pemerintah mewujudkan Generasi Emas 2045," katanya.
Ia mengatakan prioritas bantuan Genting ini diantaranya bantuan nutrisi merupakan pemberian makanan lengkap siap santap yang kaya protein hewani dan kecukupan gizi untuk mencegah stunting.
"Jenis bantuan nutrisi ini yaitu kurang dari sembilan bulan, nutrisi selama tiga bulan, enam bulan, Sembilan bulan, dua tahun dan nutrisi selama 1.000 hari," katanya.
Selain itu, Genting ini juga memberikan rumah layak huni, jamban bersih, air bersih dan dapur bersih.
"Bantuan pendukung Genting ini yaitu memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan penanganan stunting ini," katanya.
Misalnya edukasi tata Kelola pada saat hamil, pengasuhan anak, peningkatan kapasitas ekonomi serta bantuan pemberdayaan ekonomi untuk pencegahan dan penurunan stunting.
"Kami terus memberikan sosialisasi gizi ibu hamil dan persiapan menyusui, pemberian air susu ibu dan pemenuhan gizi balita serta pendampingan tumbuh kembang anak di daerah ini," katanya.
