Belitung (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengimbau masyarakat di daerah itu untuk tetap mewaspadai penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) saat memasuki musim penghujan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penyakit DBD saat memasuki musim penghujan," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Belitung, Sri Agustini di Tanjungpandan, Kamis.
Menurut dia, penyakit DBD disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti yang banyak berkembang biak pada musim penghujan.
Ia mengajak, masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal guna mengantisipasi berkembangbiaknya nyamuk penyebab DBD tersebut.
Dia menyampaikan masyarakat dapat melakukan langkah pencegahan DBD dengan gerakan menguras, menutup, dan mengubur (3M) di rumah dan lingkungan sekitar masing-masing.
"Jadi menguras bak mandi secara rutin, menutup rapat tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat penampungan air hujan yang merupakan tempat bersarangnya nyamuk," ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga akan turun langsung jika menerima laporan penyakit DBD.
"Kami akan turun langsung untuk melakukan penyelidikan epidemiologi dan juga melakukan sosialisasi serta menyampaikan imbauan kepada masyarakat," katanya.
Sri menjelaskan saat ini jumlah kasus DBD di daerah itu per Oktober 2025 adalah sebanyak 90 kasus, jumlah ini jauh menurun apabila dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 426 kasus.
"Penurunan kasus ini tidak terlepas dari kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kondisi kebersihan lingkungan serta peran dari tim kami yang turun ke lapangan untuk mensosialisasikan pencegahan dan bahaya DBD," ujarnya.
Dinkes Belitung imbau warga waspada penyakit DBD saat musim penghujan
Kamis, 20 November 2025 18:53 WIB
