Belitung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bersama perusahaan asal Tiongkok PT. Wanxinda Group menjalin kerja sama guna mengembangkan industri strategis di daerah itu.
"Kerja sama ini menjadi langkah awal pengembangan kawasan industri strategis yang meliputi pengolahan energi terbarukan, manufaktur, serta fasilitas logistik," kata Bupati Belitung, Djoni Alamsyah di Tanjungpandan, Minggu.
Menurut dia, selain itu, kerja sama ini juga sebagai upaya mempercepat pembangunan dan transformasi ekonomi daerah.
Ia mengatakan, selain itu, kerja sama ini membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah komoditas lokal, serta penguatan posisi Belitung sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.
"Kerja sama ini merupakan komitmen bersama untuk membangun masa depan Belitung melalui industri berkelanjutan dan teknologi modern," ujarnya.
Disampaikan, ruang lingkup kerja sama ini tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik kawasan industri, tetapi juga mencakup pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan tenaga kerja, pertukaran teknologi, kajian lingkungan, serta integrasi digitalisasi industri.
"Kami berharap kerja sama ini menjadi momentum transformasi ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja," katanya.
CEO PT. Wanxinda Group Indonesia, Mr Chen Riling menyampaikan apresiasi terhadap potensi Belitung yang dinilai strategis secara geografis dan ekonomis.
Ia optimistis kolaborasi ini akan menunjang pertumbuhan berkelanjutan serta menjadi model industrialisasi regional.
"Semoga kerja sama ini menjadi penunjang pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya.
Pemkab Belitung-Wanxinda Group jalin kerja sama kembangkan industri strategis
Minggu, 7 Desember 2025 9:14 WIB
