Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Polisi Resor Bangka Barat, Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan membantu cek kesehatan warga terdampak banjir air laut pasang yang terjadi dalam dua hari terakhir di beberapa lokasi pesisir di daerah itu.
"Bakti kesehatan bagi masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Mentok ini kita laksanakan dengan memberikan berbagai layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada warga," kata Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha di Mentok, Senin.
Pemeriksaan yang dilaksanakan dengan datang langsung ke rumah warga ini, petugas memberikan pelayanan pemeriksaan tensi darah, pemeriksaan gula darah, konsultasi kesehatan serta pemberian obat-obatan kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Pelayanan ini perlu diberikan kepada warga, terlebih situasi saat ini mereka sedang mengalami banjir air pasang yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan," katanya
Ia mengapresiasi jajaran Seksi Dokkes atas respons cepat dan kepedulian yang ditunjukkan kepada masyarakat.
Layanan kesehatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polres Bangka Barat untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan memastikan warga mendapatkan penanganan kesehatan yang layak.
"Pola serupa akan terus dilakukan sebagai bentuk pelayanan humanis Polri kepada masyarakat, semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak," ujarnya.
Banjir air pasang yang terjadi dua hari terakhir di beberapa pemukiman pesisir di Kecamatan Mentok mengakibatkan sejumlah warga mulai mengalami keluhan kesehatan.
Sejak pagi, personel Dokkes Polres menyusuri permukiman warga yang masih tergenang air untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, memberikan obat, hingga menangani warga yang membutuhkan tindakan medis lanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan beberapa warga lanjut usia yang mengalami penurunan kondisi tubuh akibat cuaca dan lingkungan yang lembab. Ada sejumlah anak-anak yang mulai terserang demam serta batuk flu setelah berhari-hari berada di lingkungan yang terdampak banjir.
"Kami tidak menunggu warga datang meminta bantuan, personel turun langsung ke lokasi mengecek kondisi kesehatan warga, jika ditemukan warga yang perlu penanganan lebih lanjut, kami lakukan evakuasi ke fasilitas kesehatan," katanya.
Pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Bangka Barat guna memastikan pelayanan kesehatan berjalan maksimal.
