Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menyerahkan bantuan pembangunan lima rumah layak huni kepada warga di Desa Cupat, Parittiga.

"Kami mengapresiasi kepedulian Bank SumselBabel yang telah berkontribusi penuh terhadap pembangunan rumah layak huni melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan," kata Wakil Bupati (Wabup) Bangka Barat Yus Derahman di Parittiga, Selasa.

Menurut dia, Bank Pembangunan Daerah (BPD) tersebut selama ini telah banyak memberikan kontribusi terhadap pembangunan di daerah itu, baik yang disalurkan langsung ke masyarakat maupun dalam bentuk kerja sama dengan pemerintah daerah setempat.

"Pembangunan rumah layak huni ini merupakan bentuk kerja sama yang akan terus dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ini salah satu wujud nyata sinergisitas antara pemkab dengan pelaku usaha, khususnya perbankan, untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Bangka Barat," katanya.

Dengan adanya bantuan itu ia meyakini para penerima manfaat semakin meningkat kualitas hidupnya dan mampu mendorong kesejahteraan keluarga tersebut.

Rumah layak huni merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, karena rumah tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, namun juga sebagai tempat membina kehidupan keluarga agar menjadi sehat, aman, dan sejahtera.

"Hari ini kita serahkan batuan kepada lima keluarga penerima manfaat, kita berharap bantuan dapat memberikan manfaat yang baik sehingga mereka bisa tinggal dengan lebih nyaman dan bahagia," katanya.

Kepada keluarga penerima manfaat, lanjutnya, diharapkan bisa menjaga dan merawat bantuan itu dan menjadikan rumah baru ini sebagai motivasi untuk terus bekerja keras dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga.

"Pemkab akan terus melakukan kerja sama dengan berbagai pihak untuk menyelesaikan berbagai target pembangunan yang telah direncanakan, kolaborasi untuk kegiatan sosial seperti ini penting dilakukan agar semakin banyak memberikan manfaat untuk masyarakat," katanya.

Pada akhir 2025 Pemkab Bangka Barat juga melakukan kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kabupaten setempat untuk membantu empat keluarga memiliki rumah tinggal layak huni di Kecamatan Mentok dan Kelapa. Empat rumah tersebut berhasil dibangun dengan dana dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah masyarakat.

Pemkab Bangka Barat berkomitmen melanjutkan program bantuan rumah layak huni dengan menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan bantuan.



Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026