Pangkalpinang, Babel (ANTARA) - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan 132.867 UMKM telah memiliki nomor induk berusaha (NIB), yang bermanfaat untuk mengembangkan dan meningkatkan daya saing usahanya di pasar global.

"NIB ini wajib dimiliki UMKM, sebagai bukti legalitas pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kepulauan Babel Arie Primajaya di Pangkalpinang, Babel, Jumat.

Ia mengatakan hasil pendataan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Babel 2026, jumlah UMKM yang telah mengantongi NIB sebanyak 132.867 usaha tersebar di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung Timur.

"Alhamdulillah, kesadaran pelaku usaha mengurus NIB sudah baik dan ini akan terus ditingkatkan agar seluruh pelaku UMKM memiliki NIB," ujarnya.

Ia menyatakan manfaat NIB sangat banyak, di antaranya UMKM bisa terhubung dengan sistem perizinan nasional, sebagai syarat akses pembiayaan perbankan, KUR, berbagai program serta bantuan pemerintah untuk meningkatkan usaha mikro kecil menengah ini.

"Saat ini, syarat UMKM untuk mendapatkan akses pembiayaan modal dan bantuan pemerintah harus memiliki NIB. Oleh karena itu, diimbau pelaku UMKM untuk mengurus NIB usahanya," katanya.

Ia ingin UMKM di Provinsi Kepulauan Babel ini seperti UMKM di China yang menjadi sektor utama dalam menggerakkan perekonomian negara tersebut.

"Sebesar 61 persen ekonomi China digerakkan oleh UMKM dan ini luar biasa, di mana pelaku UMKM di negara tersebut mampu memproduksi motor," ujarnya.

Ia bertekad UMKM di Provinsi Kepulauan Babel ini bisa seperti UMKM China, sehingga sektor pertambangan bijih timah tidak lagi menjadi pendukung utama ekonomi masyarakat di daerah ini.

"Insya Allah, apabila UMKM ini dimaksimalkan tentu kedepannya sektor pertambangan tidak lagi menjadi nomor satu lagi tetapi UMKM menjadi penggerak utama perekonomian masyarakat di daerah ini," katanya.



Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026