Koba (Antara Babel) - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung Deddy Muchdiyat menyatakan Usaha Pembenihan Rakyat (UPR) yang sudah berkembang di daerah itu memiliki prospek bisnis yang cukup baik.
"Prospek bisnis UPR cukup menjanjikan karena permintaan ikan air tawar di daerah ini lumayan tinggi," ujar Deddy Muchdiyat di Koba, Selasa.
Ia menjelaskan, hingga sekarang tercatat sebanyak 27 UPR yang tersebar di enam atau seluruh kecamatan di daerah itu dan mereka mengelola usaha secara kelompok.
"Mereka menjalankan UPR sudah di atas empat tahun dan hingga sekarang sudah mandiri, secara ekonomi mereka juga terbantu," ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah tentu selalu melakukan pembinaan terhadap 27 UPR tersebut agar usaha mereka berjalan dengan baik dan menghasilkan bibit unggul.
"Perkembangan UPR terus dipantau, kami selalu melakukan kunjungan ke sejumlah UPR tersebut melihat kondisi dan kemajuan usaha mereka," ujarnya.
Selama ini, kata dia, para kelompok tidak memiliki kendala dalam menjalankan UPR dan bahkan mereka mengaku usaha tersebut mampu meningkatkan perekonomian keluarga.
"Bibit ikan air tawar yang disediakan UPR merupakan bibit unggul, tidak kalah bagus dengan bibit yang disediakan di BBI," ujarnya.
Menurut dia, UPR memiliki peran yang sangat besar dalam mengembangkan usaha perikanan budi daya di daerah itu sehingga terus mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
"Tentu kami terus melakukan pembinaan dan bahkan setiap bulan melakukan pertemuan dengan pengelola UPR membahas pola pembibitan," ujarnya.
