Kendati Vietnam saat ini disebut sebagai negara penghasil lada, namun secara kualitas tidak mampu menyaingi lada Bangka
Koba (Antara Babel) - Bupati Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengemukakan kualitas tanaman lada di Pulau Bangka lebih bagus jika dibandingkan dengan lada asal Vietnam.

"Kendati Vietnam saat ini disebut sebagai negara penghasil lada, namun secara kualitas tidak mampu menyaingi lada Bangka," ujarnya di Koba, Minggu.

Ia menjelaskan lada Pulau Bangka sudah dikenal dunia sejak tahun 19770-an atau jauh sebelum Vietnam dan Tiongkok menjadi produsen lada dunia.

"Pengakuan para petani di Vietnam bahwa lada mereka tidak mampu menyaingi lada Bangka kendati diolah dengan baik," ujarnya.

Ia menjelaskan kualitas tanaman lada Bangka tergolong bagus karena didukung  oleh struktur tanah yang subur dan cocok ditanami komoditas lada.

"Kunci lada berkualitas itu ada pada tanah yang subur. Tanah Bangka cocok bagi tanaman lada dibanding negara lain, makanya lada daerah ini memiliki kualitas dunia," ujarnya.

Ia mengatakan, pada era tahun 1970-an kejayaan lada Bangka mampu menopang perekonomian masyarakat Pulau Bangka dan kemudian berangsur pudar setelah masyarakat beralih ke pertambangan bijih timah.

"Sekarang saatnya mengembalikan kejayaan lada Bangka karena timah sudah tidak bisa diharapkan lagi, selain itu harga lada masih bertahan di harga cukup tinggi," ujarnya.

Pewarta: Ahmadi
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026