Pangkalpinang (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Bangka Belitung menyetujui terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Kepulauan Babel Tahun Anggaran 2024.
"Kami sepakat untuk menyetujui pertanggungjawaban APBD 2024," kata Ketua DPRD Kepulauan Babel Didit Srigusjaya pada Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kepulauan Babel Tahun Anggaran 2024 dan penyampaian rancangan perubahan Kebijakan Umum Prioritas Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plapon Anggaran Sementara (PPAS) 2025 di Pangkalpinang, Senin.
Ia mengatakan DPRD Provinsi Kepulauan Babel melalui fraksi yang ada, telah sepakat dalam mengambil keputusan untuk menyetujui keputusan terhadap Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Babel tahun anggaran 2024 dengan catatan untuk perbaikan.
"Tanggapan kami dari DPRD terkait hal tersebut, kami sepakat untuk menyetujuinya dan sebagai dasar untuk pengusulan APBD perubahan yang sudah diusulkan. Dalam hal ini, semua fraksi menerima pertanggungjawaban APBD 2024, inilah dasarnya perubahan anggaran 2025," ujarnya.
Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani menyampaikan terima kasih kepada semua anggota dewan atas pembahasan dan masukkan DPRD terhadap laporan pertanggungjawaban APBD 2024.
"Kekurangan dan kelemahan dalam pengelolaan keuangan baik bersifat administratif maupun teknis dan hal-hal khusus yang menjadi catatan setiap fraksi," katanya.
Ia berharap pembahasan ini dapat menjadi masukan untuk langkah-langkah selanjutnya, guna memperbaiki kekurangan-kekurangan terhadap pengelolaan keuangan pada tahun berikutnya, sehingga opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Pemprov Babel dapat dipertahankan.
"Terkait adanya temuan oleh BPK terhadap laporan pertanggungjawaban APBD 2024 maupun tahun sebelumnya, yang saat ini belum terselesaikan mohon segera diselesaikan secara bertahap," ujarnya.
