Sungailiat (ANTARA) - Bupati Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Fery Insani menilai, kegiatan Triathlon 2026 berdampak positif di berbagai sektor mulai dari sektor pariwisata dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
"Dampak yang terasa dari kegiatan Triathlon 2026 yakni sektor pariwisata dimana banyak wisatawan dari berbagai daerah berkunjung di Kabupaten Bangka sehingga kunjungan tamu hotel yang menginap juga meningkat," kata Fery Insani menanggapi kegiatan Triathlon 2026 yang dipusatkan di kawasan wisata Pantai Tanjung Pesona, Sungailiat, Sabtu.
Dampak positif yang lain, kata dia, sebagai sarana bagi para atlet renang, sepeda maupun lari dapat meningkatkan prestasi karena bersaing dengan ratusan atlet lain yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
"Bagi pelaku UMKM, dapat mengenalkan dan memasarkan produk olahan yang sebagian besar produk kuliner langsung ke peserta," kata Fery.
Fery berpendapat, melalui kegiatan Triathlon yang sudah ditetapkan sebagai agenda tahunan pariwisata, menjadi sarana yang strategis mengenalkan pariwisata Kabupaten Bangka ke tingkat nasional.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Rismy Wira Maddona mengatakan, Triathlon 2026 digabungkan dengan kejuaraan nasional (Kejurnas) Triathlon oleh Federasi Triathlon Indonesia.
"Peserta yang ikut dalam kegiatan Triathlon 2026 mencapai 306 orang atau melampaui target yang kami tetapkan sebelumnya hanya 300 orang," jelas dia.
"Atlet triathlon nasional, akan mulai pertandingan pada sore ini kelas Duathlon, dan besok Minggu 17 Mei 2026, untuk kelas Triahtlon," kata Rismy.
Triathlon 2026 merupakan kegiatan tahunan yang ke - 10, dan diharapkan tahun depan dapat dilaksanakan dengan peserta yang lebih banyak baik dari peserta nasional maupun peserta dari mancanegara.
Pewarta: KasmonoUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026