Pangkalpinang (Antara Babel) - Jumlah usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencapai 23.726 unit terhitung sejak 2013 hingga Februari 2014.
"Diperkirakan jumlah UMKM tahun ini akan terus bertambah karena minat masyarakat untuk membuka dan mengembangkan usaha cukup tinggi," ujar Kepala Bidang UMKM Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kota Pangkalpinang, Lalita Tatiana Dewi di Pangkalpinang, Selasa.
Sementara itu, kata dia, jumlah UMKM pada 2012 tercatat sebanyak 23.388 unit.
"Jumlah tersebut membuktikan bahwa tahun ini jumlah UMKM mengalami peningkatan sebanyak 338 unit," ujarnya.
Lebih jauh disebutkannya, perkembangan UMKM cukup penting untuk meningkatkan perekonomian dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan pengangguran di Babel.
"Adanya UMKM tentunya membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat. Hal ini dapat menjadi salah satu solusi untuk mengurangi pengangguran, sehingga dapat mengatasi masalah sosial dan merupakan kesempatan kerja bagi masyarakat kecil," katanya.
Menurut dia, UMKM tidak hanya membutuhkan tenaga terdidik dengan kualifikasi yang tinggi, akan tetapi juga tenaga kerja terlatih yang tidak mengenyam pendidikan tinggi.
Ia berharap pertumbuhan UMKM di Babel semakin pesat sehingga mampu memperbaiki perekonomian, terkhususnya di Kota Pangkalpinang.
