• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News babel
Kamis, 8 Januari 2026
Antara News babel
Antara News babel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
      Virus superflu lebih berbahaya dibanding COVID-19, benarkah? Cek faktanya

      Virus superflu lebih berbahaya dibanding COVID-19, benarkah? Cek faktanya

      Kamis, 8 Januari 2026 13:55

      Ridwan Kamil: Perceraian dengan Atalia merupakan jalan terbaik

      Ridwan Kamil: Perceraian dengan Atalia merupakan jalan terbaik

      Rabu, 7 Januari 2026 18:23

      Seskab: Presiden wujudkan swasembada pangan dalam setahun

      Seskab: Presiden wujudkan swasembada pangan dalam setahun

      Rabu, 7 Januari 2026 18:20

      Mentan: anugerah Bintang  Jasa Utama dari presiden untuk petani RI

      Mentan: anugerah Bintang Jasa Utama dari presiden untuk petani RI

      Rabu, 7 Januari 2026 16:36

      Anggota DPR apresiasi RI jadi Presiden Dewan HAM PBB

      Anggota DPR apresiasi RI jadi Presiden Dewan HAM PBB

      Rabu, 7 Januari 2026 16:29

  • Mancanegara
      Rakyat Venezuela unjuk rasa tuntut pembebasan Presiden Maduro

      Rakyat Venezuela unjuk rasa tuntut pembebasan Presiden Maduro

      Kamis, 8 Januari 2026 14:52

      Gempa bermagnitudo 6,4 guncang Provinsi Davao Oriental di Filipina

      Gempa bermagnitudo 6,4 guncang Provinsi Davao Oriental di Filipina

      Kamis, 8 Januari 2026 12:14

      Iran kecam intervensi AS di tengah gelombang protes

      Iran kecam intervensi AS di tengah gelombang protes

      Kamis, 8 Januari 2026 10:58

      Trump teken memorandum penarikan AS dari 66 organisasi internasional

      Trump teken memorandum penarikan AS dari 66 organisasi internasional

      Kamis, 8 Januari 2026 10:08

      Venezuela bisa gunakan pendapatan minyak untuk beli produk AS, kata Trump

      Venezuela bisa gunakan pendapatan minyak untuk beli produk AS, kata Trump

      Kamis, 8 Januari 2026 9:08

  • Bangka Belitung
    • Pangkal Pinang
    • Bangka
    • Bangka Tengah
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
    • Belitung
    • Belitung Timur
    • Lingkungan
        Polda Bangka Belitung tanam 28.775 pohon, hijaukan lahan bekas tambang

        Polda Bangka Belitung tanam 28.775 pohon, hijaukan lahan bekas tambang

        Minggu, 4 Januari 2026 13:33

        Warga Pangkalpinang diimbau waspadai cuaca buruk rayakan tahun baru

        Warga Pangkalpinang diimbau waspadai cuaca buruk rayakan tahun baru

        Rabu, 31 Desember 2025 21:04

        Polres Bangka Barat tanam 500 bibit pohon di lahan bekas tambang

        Polres Bangka Barat tanam 500 bibit pohon di lahan bekas tambang

        Selasa, 30 Desember 2025 16:35

        Polda Babel tanam 5.000 bibit di lahan bekas tambang seluas lima hektare

        Polda Babel tanam 5.000 bibit di lahan bekas tambang seluas lima hektare

        Selasa, 30 Desember 2025 11:19

        UBB dorong peran masyarakat lindungi Arwana Kelesak di Bangka Barat

        UBB dorong peran masyarakat lindungi Arwana Kelesak di Bangka Barat

        Jumat, 19 Desember 2025 18:34

    • Olahraga
        Jadwal Malaysia Open 2026: Lima wakil Indonesia berjuang di babak kedua

        Jadwal Malaysia Open 2026: Lima wakil Indonesia berjuang di babak kedua

        Kamis, 8 Januari 2026 9:50

        Setelah pemecatan Amorim, Manchester United ditahan imbang Burnley 2-2

        Setelah pemecatan Amorim, Manchester United ditahan imbang Burnley 2-2

        Kamis, 8 Januari 2026 9:16

        Mengapa pemecatan Ruben Amorim bukan solusi bagi Manchester United?

        Mengapa pemecatan Ruben Amorim bukan solusi bagi Manchester United?

        Kamis, 8 Januari 2026 9:10

        Manchester City ditahan imbang Brighton

        Manchester City ditahan imbang Brighton

        Kamis, 8 Januari 2026 9:05

        Hasil Piala Super Spanyol: Barcelona ke final usai menang 5-0 atas Athletic Club

        Hasil Piala Super Spanyol: Barcelona ke final usai menang 5-0 atas Athletic Club

        Kamis, 8 Januari 2026 9:02

    • Gaya Hidup
        Spesifikasi dari New Creta Alpha yang dibanderol Rp455 juta

        Spesifikasi dari New Creta Alpha yang dibanderol Rp455 juta

        Kamis, 8 Januari 2026 13:52

        Kiat menyiapkan makanan bergizi sederhana untuk anak

        Kiat menyiapkan makanan bergizi sederhana untuk anak

        Kamis, 8 Januari 2026 10:01

        Januari 2026 punya libur panjang, ini kalender lengkapnya

        Januari 2026 punya libur panjang, ini kalender lengkapnya

        Selasa, 6 Januari 2026 16:20

        Cara hadapi peningkatan penyakit di musim hujan menurut IDAI

        Cara hadapi peningkatan penyakit di musim hujan menurut IDAI

        Selasa, 6 Januari 2026 16:07

        Melihat prediksi peruntungan pada tahun kuda api

        Melihat prediksi peruntungan pada tahun kuda api

        Selasa, 6 Januari 2026 15:58

    • Opini
        Ketika mukena menjadi barang bukti

        Ketika mukena menjadi barang bukti

        Kamis, 8 Januari 2026 8:53

        Ketika belanja layanan kesehatan terus meroket

        Ketika belanja layanan kesehatan terus meroket

        Rabu, 7 Januari 2026 11:27

        Pilkada oleh DPRD dari perspektif kemaslahatan publik

        Pilkada oleh DPRD dari perspektif kemaslahatan publik

        Rabu, 7 Januari 2026 9:02

        Penerapan keadilan restoratif hingga pidana kerja sosial sambut KUHP Baru

        Penerapan keadilan restoratif hingga pidana kerja sosial sambut KUHP Baru

        Kamis, 1 Januari 2026 19:58

        65 tahun mengabdi: Jasa Raharja dan perjalanan melindungi masyarakat Indonesia

        65 tahun mengabdi: Jasa Raharja dan perjalanan melindungi masyarakat Indonesia

        Kamis, 1 Januari 2026 3:21

    • English News
        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Kamis, 11 Desember 2025 10:42

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        Rabu, 19 November 2025 21:31

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        Rabu, 19 November 2025 9:56

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Senin, 10 November 2025 14:27

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Jumat, 17 Oktober 2025 14:24

    • Pariwisata dan Multikultur
      • Pangkalpinang
      • Bangka
      • Bangka Tengah
      • Bangka Barat
      • Bangka Selatan
      • Belitung
      • Belitung Timur
      • Foto
        • Kedatangan KRI Todak-631 di Belinyu

          Kedatangan KRI Todak-631 di Belinyu

          Selasa, 6 Januari 2026 11:53

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Jumat, 26 Desember 2025 22:56

          Evakuasi remaja tenggelam di Muara Sungai Kurau

          Evakuasi remaja tenggelam di Muara Sungai Kurau

          Rabu, 24 Desember 2025 11:33

          Latihan penanganan kecelakaan pesawat di Pangkalpinang

          Latihan penanganan kecelakaan pesawat di Pangkalpinang

          Selasa, 9 Desember 2025 18:25

          Tumpukan batang kayu dan lumpur hambat akses ke Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang

          Tumpukan batang kayu dan lumpur hambat akses ke Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang

          Sabtu, 6 Desember 2025 11:16

      • Video
        • Nilai ekspor perikanan Babel naik 19,58 persen pada tahun 2025

          Nilai ekspor perikanan Babel naik 19,58 persen pada tahun 2025

          Rabu, 7 Januari 2026 16:02

          Angkutan udara Bangka Belitung alami penyesuaian musiman

          Angkutan udara Bangka Belitung alami penyesuaian musiman

          Senin, 5 Januari 2026 18:05

          Babel dapat penghargaan, Cek Kesehatan Gratis lampaui target nasional

          Babel dapat penghargaan, Cek Kesehatan Gratis lampaui target nasional

          Jumat, 2 Januari 2026 18:04

          Polda Babel ungkap 104 kasus tambang ilegal sepanjang 2025

          Polda Babel ungkap 104 kasus tambang ilegal sepanjang 2025

          Rabu, 31 Desember 2025 19:34

          BPBD Pangkalpinang siaga hadapi potensi bencana akibat hujan lebat

          BPBD Pangkalpinang siaga hadapi potensi bencana akibat hujan lebat

          Senin, 29 Desember 2025 19:12

      Ketika negeri "Sang Naga" menggoyang hegemoni barat

      Oleh M.Denny Elyasa *) Selasa, 17 Juni 2025 16:56 WIB

      Ketika negeri

      Pangkalpinang (ANTARA) - "Let China sleep, for when she wakes, she will shake the world". Sebuah ungkapan yang sering dikaitkan dengan Napoleon Bonaparte, seorang pemimpin militer dan politik terkenal dari Prancis. Pada masa itu Napoleon yang seorang pemikir dan ahli strategis sudah melihat jauh ke depan, bahwa Tiongkok (China) yang saat itu masih berada di bawah Dinasti Qing dan tertutup dari dunia luar memiliki potensi untuk menjadi salah satu kekuatan dunia di masa yang akan datang.

      Tiongkok selain letak geografis yang strategis, juga didukung dengan jumlah penduduk yang besar, kekayaan budaya dan sejarahnya serta sumber daya alam yang melimpah.

      Dan ternyata peringatan Napoleon kepada negara – negara barat itu benar, saat ini Sang Naga (sebuah simbol budaya dan identitas dari negara Tiongkok) telah benar – benar bangun dari tidurnya dan dengan cakarnya yang tajam mulai mengacak-acak hegemoni barat yang selama ini dianggap sebagai kiblatnya kemajuan zaman.

      Presiden Amerika Serikat Donald Trump baru – baru ini mencanangkan perang dagang dengan menaikkan tarif impor kepada beberapa negara mitra dagang mereka termasuk Indonesia. Perang tarif ini telah membuat banyak negara khawatir dan berusaha melakukan negosiasi dagang dengan AS, tapi berbeda dengan kebijakan yang diambil oleh Tiongkok.

      Yakin dengan kekuatan ekonominya, Tiongkok berani melawan dan membalas kebijakan tersebut dengan menaikkan tarif impor bagi produk AS serta memasukkan sejumlah perusahaan AS ke daftar hitam. Tentu saja kondisi ini membuat AS terkejut.

      Mereka berharap bahwa Tiongkok akan tunduk dan bernegosiasi seperti Indonesia dan negara lainnya, sehingga dengan mudahnya AS akan mengatur dan ikut campur dalam perdagangan dan perekonomian negara tersebut.

      Hal ini pun terjadi pada Indonesia dimana AS ingin melarang penggunaan QRIS dan GPN karena mengganggu produk perbankan mereka yaitu Visa dan Mastercard. Namun perlawanan, terbukti perlawanan ini membuat AS melunak.

      Sebenarnya para ahli ekonomi AS jauh hari telah memprediksi bahwa Tiongkok (China) suatu saat nanti akan menggeser hegemoni negara super power ekonomi dunia.

      Bahkan Kynge (2006) dalam bukunya “China Shakes the World: The Rise of a Hungry Nation“, telah menyatakan bahwa konflik antara China dan AS sulit terhindari terlepas pernyatannya tersebut dikaitkan dengan masalah Taiwan.

      Pada kenyataannya hari ini konflik itu tidak hanya masalah Taiwan tapi telah meluas ke perang dagang. Sang naga tidak hanya diam tapi seperti yang dikhawatirkan oleh Napoleon ratusan tahun yang lalu, ia telah bangun dari tidurnya dan telah mengguncang dunia.

      Mungkin belum lepas ingatan kita dengan motor China (mocin) seperti Jialing, Sanex dan lainnya? Ya, motor China atau mocin yang pada tahun 2000an sempat mengganggu penjualan kendaraan bermotor Jepang di Indonesia karena harganya yang murah.

      Mungkin banyak dari kita tidak tahu kalo BYD sebelum bertransformasi sebagai perusahaan mobil listrik yang mampu mengalahkan Tesla dari sisi penjualan adalah produsen batere listrik. Menurut Zeng dan Williamson (2008).

      Dalam bukunya “Dragos At Your Door” yang diterjemahkan dengan judul “Ancaman Sang Naga : Strategi China Menggempur Dominasi Pesaing Mapan di Pasar Global” menjelaskan bahwa inovasi biaya merupakan strategi yang mereka pilih. Salah satunya adalah strategi biaya murah, sebagai contoh di atas dimana mereka berani menjual mocin hanya separuh harga dari motor pabrikan jepang.

      Dalam konteks ini kita tidak bicara mengenai kualitas produk tapi harga yang bagi sebagian masyarakat Indonesia kualitas tidak menjadi masalah penting fungsinya sama dan harganya murah. Itulah sebabnya mengapa banyak Tiongkok membanjiri pasar tidak hanya di Indonesia tapi dunia.

      Ketika perang antara Rusia dan Ukraina belum ada kata damai, genosida zionis Israel terhadap warga Palestina belum ada kata henti, dunia malah dikejutkan oleh perang antara dua negara pemilik senjata nuklir yaitu India dan Pakistan.

      Dua negara yang sejak berpisah selalu menyimpan bara api sama seperti perseteruan antara dua saudara Korea Selatan dan Korea Utara. Namun, bukan itu konteks utamanya, yang menggemparkan dunia termasuk para politikus serta pengamat perang dan teknologi adalah kemampuan pesawat tempur, misil dan teknologi radar yang dimiliki oleh Pakistan mampu menjatuhkan lima pesawat India berteknologi tinggi buatan Eropa yaitu Prancis dan Rusia.

      Masalahnya teknologi itu berasal dari Tiongkok, negara yang selama ini oleh banyak negara produknya dianggap hanya sebelah mata, murah dan tidak berkualitas.

      Peralatan tempur produksi Tiongkok yang dibeli oleh Pakistan ternyata bukan kaleng-kaleng walaupun harganya jauh lebih murah bila dibandingkan dengan harga jual peralatan tempur dari negara – negara Eropa seperti Prancis, Inggris ataupun Rusia.

      Keberanian Tiongkok menawari konsumennya peralatan tempur berteknologi tinggi dengan harga murah adalah bagian dari strategi inovasi biaya. Strategi pembangunan ekonomi dan industri yang diinisiasi oleh pemimpin dan para ahli ekonominya.

      Namun, kita harus sadar bahwa keunggulan teknologi berbiaya murah yang dimiliki oleh Tiongkok tidak semata-mata datang begitu saja. Proses panjang mereka telah lalui, mulai dari proses yang sudah kita kenal yaitu ATM ( amati, tiru dan modifikasi) hingga mampu berinovasi melebihi teknologi produk yang mereka contoh sebelumnya.

      Kita ambil contoh bagaimana Tiongkok pada akhirnya mampu membuat kapal induk, proses itu dimulai dari membeli kapal induk bekas dari Ukraina setelah Uni Soviet runtuh yang kemudian dengan dibangun ulang oleh mereka.

      Setelah itu dengan kemampuan risetnya pada akhirnya Tiongkok mampu membangun kapal induknya sendiri pada tahun 2017. Kemampuan teknologi peralatan tempur dalam perang India dan Pakistan adalah contoh terbarunya.

      Mengapa Tiongkok bisa demikian maju baik ekonomi maupun teknologinya? Tiongkok memiliki pemerintahan yang visioner, yang mampu menjaga dan melaksanakan kebijakannya secara konsisten tidak mudah berubah hal ini kemungkinan juga dipengaruhi oleh sistem politik mereka.

      Disamping itu, dukungan riset dan pengembangan (R&D) menjadi salah satu kuncinya, dan hal tersebut tentu saja membutuhkan sumber daya manusia yang sangat terampil dan inovatif. Hal tersebut tentu saja didukung dengan pendidikan tinggi masyarakatnya.

      Tiongkok telah berinvestasi besar untuk mendukung dunia pendidikan tentu saja kurikulumnya selalu menyesuaikan dengan perkembangan zaman, road map pendidikannya jelas bukan disesuaikan keinginan menterinya.

      Bagusnya pemerintah Tiongkok pun membentuk koneksi yang baik antara industri dan akademik, sehingga lulusannya telah siap pakai untuk masuk ke dalam industri dan menghadapi tantangan teknologi nyata.

      Inilah pentingnya kenapa kurikulum pendidikan perlu menyesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja agar lulusannya dapat terserap maksimal, bukan kurikulum yang didasarkan atas selera dan keinginan pemerintah yang berkuasa.

      Memperbaiki kekurangan penting tapi tidak berarti tiap berganti pemimpin kurikulum pun harus ikut berganti, lebih parah lagi dana pendidikan khususnya riset dipotong dengan alasan efisiensi disaat negara lain berlomba-lomba untuk meningkatkan riset. Disinilah peran pemerintah bagaimana mengedepankan riset sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan.

      Tiongkok adalah sebuah contoh sebuah negara yang sebelum reformasi ekonomi tahun 1978, merupakan negara miskin, agraris, dan tertutup dari ekonomi global, dan mungkin saat itu Indonesia lebih maju sedikit dikarenakan saat itu Indonesia telah menerapkan kebijakan ekonomi yang lebih terbuka dan berorientasi pada investasi asing.

      Namun, pemimpinnya memiliki visi yang jelas dalam merencanakan pembangunan sebuah bangsa dalam jangka panjang, serta menjadikan kesuksesan negara-negara Asia Timur seperti Jepang sebagai parameternya maka jadilah Tiongkok seperti saat ini. Sebuah negara yang maju secara ekonomi dan teknologi serta mampu mensejajarkan dirinya bahkan ditakuti oleh negara – negara barat saat ini.

      Menjadi pertanyaan besar buat kita semua, kapankah Indonesia yang katanya sebagai Macan Asia yang sedang tidur akan terbangun dari mimpi panjangnya? Disaat para pemimpin, politikus dan yang katanya orang-orang hebat di negeri ini masih disibukkan dengan urusan remeh – temeh yang tidak penting bagi kemajuan bangsa, atau disaat kekayaan negara ini habis dikuras hanya untuk dinikmati oleh oligarki dan menafikan kepentingan dan kesejahteraan rakyatnya seperti yang telah tertulis dalam UUD.

      Jika memang seperti itu, di saat Sang Naga sedang berlenggak-lenggok di angkasa memamerkan keperkasaannya maka Sang Macan Asia akan tetap tertidur lelap dibuai mimpi-mimpi kejayaan masa lalu.

      *) M.Denny Elyasa adalah Analis Kebijakan Ahli Muda
      Sekretariat DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

      Uploader : Rustam Effendi
      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      Diplomasi Rusia akan fokus untuk akhiri hegemoni Barat

      Diplomasi Rusia akan fokus untuk akhiri hegemoni Barat

      16 Februari 2023 08:37

      Filsafat Hukum: Kunci sederhana mewujudkan keadilan di Indonesia

      Filsafat Hukum: Kunci sederhana mewujudkan keadilan di Indonesia

      20 Desember 2025 22:59

      Bencana alam melanda: akibat cuaca atau ulah manusia?

      Bencana alam melanda: akibat cuaca atau ulah manusia?

      12 Desember 2025 10:58

      Kekerasan perempuan dan anak di Pangkalpinang: Faktor penyebab, tren kasus hingga upaya penanganan

      Kekerasan perempuan dan anak di Pangkalpinang: Faktor penyebab, tren kasus hingga upaya penanganan

      18 November 2025 21:29

      Sengketa agraria akibat SKT: Peringatan meras bagi pemerintah dan masyarakat

      Sengketa agraria akibat SKT: Peringatan meras bagi pemerintah dan masyarakat

      18 November 2025 19:44

      Sertifikat sebagai bukti terkuat dan kerentanan tanah tanpa legalitas di Bangka Belitung

      Sertifikat sebagai bukti terkuat dan kerentanan tanah tanpa legalitas di Bangka Belitung

      17 November 2025 23:25

      Pelibatan mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat

      Pelibatan mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat

      17 November 2025 16:10

      Peran replik dan duplik dalam menjamin keadilan prosedural pada perkara perdata

      Peran replik dan duplik dalam menjamin keadilan prosedural pada perkara perdata

      17 November 2025 11:09

      Terpopuler

      Harga emas Antam hari ini naik

      Harga emas Antam hari ini naik

      Harga emas Antam hari ini naik

      Harga emas Antam hari ini naik

      Hari ini, harga emas Antam terpantau stabil

      Hari ini, harga emas Antam terpantau stabil

      Harga emas Antam hari ini turun

      Harga emas Antam hari ini turun

      Sekda Bangka Tengah: Pembangunan PLTN di Pulau Gelasa masih tahap persetujuan izin tapak

      Sekda Bangka Tengah: Pembangunan PLTN di Pulau Gelasa masih tahap persetujuan izin tapak

      Top News

      • Virus superflu lebih berbahaya dibanding COVID-19, benarkah? Cek faktanya

        Virus superflu lebih berbahaya dibanding COVID-19, benarkah? Cek faktanya

        1 jam lalu

      • BMKG keluarkan peringatan hujan disertai petir dan angin kencang

        BMKG keluarkan peringatan hujan disertai petir dan angin kencang

        1 jam lalu

      • Gempa bermagnitudo 6,4 guncang Provinsi Davao Oriental di Filipina

        Gempa bermagnitudo 6,4 guncang Provinsi Davao Oriental di Filipina

        2 jam lalu

      • Bulog Bangka siap serap gabah petani

        Bulog Bangka siap serap gabah petani

        4 jam lalu

      • Jadwal Malaysia Open 2026: Lima wakil Indonesia berjuang di babak kedua

        Jadwal Malaysia Open 2026: Lima wakil Indonesia berjuang di babak kedua

        5 jam lalu

      Antara News babel
      babel.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Mobile Site
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Mancanegara
      • Bangka Belitung
      • Lipsus
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Gaya Hidup
      • Opini
      • English-news
      • Pariwisata Babel
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA
      notification icon
      Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com